32.5 C
Mataram
Jumat, 6 Februari 2026
BerandaMataramCuaca Ekstrem, 10 Kabupaten/Kota di NTB Tetapkan Status Siaga

Cuaca Ekstrem, 10 Kabupaten/Kota di NTB Tetapkan Status Siaga

Mataram (Inside Lombok) – Sepuluh kabupaten dan kota di Nusa Tenggara Barat telah menetapkan status siaga bencana menyusul kondisi cuaca ekstrem pada akhir tahun. Masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan, terutama saat berkunjung ke destinasi wisata yang berpotensi rawan.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Mataram, Ahmadi, menyampaikan bahwa seluruh daerah telah menggelar apel kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana hidrometeorologi. “Ada yang tanggap darurat tapi sifatnya lokal. Misalnya banjir yang ada di sungai. Siaga sudah semua daerah dan tanggap situasional saja,” katanya.

Ia menjelaskan bahwa Pokdarwis di berbagai destinasi wisata bertugas mengingatkan pengunjung agar berhati-hati di lokasi rawan seperti air terjun, pegunungan, perbukitan, pantai, dan wilayah sungai. “Ada Pokdarwis juga kan yang jaga kawasan itu,” ujarnya. Menurutnya, kawasan yang indah sering kali memiliki risiko lebih tinggi pada musim hujan. “Air terjun dan yang curam-curam itu hindarilah,” katanya.

Ahmadi juga meminta Dinas Pariwisata Provinsi NTB serta pemerintah kabupaten/kota memasang rambu peringatan seperti tanda rawan longsor dan jalur evakuasi di setiap destinasi wisata untuk meningkatkan kewaspadaan wisatawan. “Rambu-rambu rawan longsor, jalur evakuasi itu harus dilengkapi agar wisatawan bisa lebih waspada,” katanya.

Untuk destinasi di Tiga Gili—Gili Trawangan, Gili Meno, dan Gili Air—ia mengingatkan agar wisatawan lebih berhati-hati, terutama saat gelombang tinggi. “Ketika ke Tiga Gili itu harus dihindari. Pertemuan beberapa ombak dari arah selatan itu masuk ke pelabuhan,” ujarnya.

- Advertisement -

Berita Populer