25.5 C
Mataram
Jumat, 6 Februari 2026
BerandaLombok BaratProyek Alun-Alun Gerung Sempat Terkendala Cuaca, Tenaga Kerja, dan Peralatan

Proyek Alun-Alun Gerung Sempat Terkendala Cuaca, Tenaga Kerja, dan Peralatan

Lombok Barat (Inside Lombok) – Pengerjaan Alun-Alun Gerung di Kabupaten Lombok Barat sempat mengalami kendala menjelang akhir tahun akibat faktor cuaca, keterbatasan tenaga kerja, dan tingginya permintaan alat berat. Kondisi tersebut terjadi seiring banyaknya proyek fisik lain yang dikejar menjelang penutupan tahun anggaran.

Kepala Dinas PU-TR Lombok Barat, Ahad Legiarto, mengatakan ketersediaan tenaga kerja menurun karena terserap di berbagai proyek lain. Selain itu, kenaikan upah turut menjadi tantangan dalam percepatan pengerjaan.

“Memang kendalanya saat ini seperti teman-teman ini, cuaca, sama di akhir tahun ini memang tenaga kerja terserap semua. Sehingga tenaga kerja itu, selain kurang juga minta nilai harga yang lebih, gaji yang lebih,” ungkapnya, Kamis (27/11/2025).

Ia menambahkan bahwa penyewaan alat berat juga sempat terhambat karena tingginya permintaan menjelang akhir tahun, sehingga menimbulkan kesulitan logistik. Namun demikian, Ahad memastikan progres pengerjaan sudah menunjukkan peningkatan dan proyek ditargetkan selesai pada akhir 2025.

“Semua proyek sudah (berprogres bagus). Deviasi ada sih, ada yang plus, ada minus, kan. Ya, mudah-mudahan ini bisa selesai akhir tahun ini,” katanya.

Ahad menjelaskan bahwa kemajuan proyek strategis tersebut tidak terlepas dari upaya Pemerintah Daerah dalam melobi pendanaan ke Pemerintah Pusat. Ia menyebut keterbatasan fiskal daerah membuat dukungan anggaran dari pusat, termasuk melalui Dana Alokasi Khusus (DAK), menjadi penting untuk memastikan keberlanjutan pembangunan.

Menurutnya, lobi anggaran dilakukan untuk menyeimbangkan kebutuhan pendanaan dan menjamin proyek-proyek berskala besar tetap berjalan. “Kita tetap bahwa spirit kita membangun itu pasti tinggi. Kita tahu saat ini fiskal daerah sangat terbatas, maka upaya yang kita lakukan adalah terus melakukan lobi-lobi ke pusat,” pungkasnya.

Dengan dukungan pendanaan tersebut, pemerintah daerah menargetkan penyelesaian tepat waktu agar infrastruktur dasar dan fasilitas publik yang dibangun dapat segera dimanfaatkan masyarakat.

- Advertisement -

Berita Populer