Lombok Barat (Inside Lombok) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lombok Barat (Lobar), menegaskan bahwa pengembangan pariwisata tidak akan berjalan tanpa kolaborasi seluruh pemangku kepentingan. Pernyataan itu disampaikan dalam rapat koordinasi perdana bersama Destination Management Organization (DMO) kawasan khusus Senggigi, akhir pekan kemarin.
Bupati Lobar, Lalu Ahmad Zaini (LAZ) menyatakan pemerintah berperan sebagai fasilitator, sementara pelaku industri, komunitas dan masyarakat merupakan penggerak utama sektor pariwisata.
“Saya tidak terlalu fokus pada bentuk lembaga, tetapi pada fungsinya. Apa pun namanya, yang penting bisa berjalan dan memberi manfaat. Setiap pihak punya peran masing-masing. Dan di situlah kolaborasi menjadi sangat penting,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya pengembangan pariwisata yang memberi dampak langsung bagi masyarakat, termasuk melalui penguatan homestay sebagai upaya pemerataan ekonomi.
“Kita harus memastikan masyarakat juga mendapatkan manfaat. Tanpa dukungan masyarakat, sulit bagi kita membangun kenyamanan dan kebersamaan dalam pengelolaan destinasi,” imbuhnya.
LAZ berharap gathering DMO dapat memperkuat koordinasi, menyatukan persepsi dan melahirkan langkah strategis bersama dalam memajukan pariwisata Lobar. Pertemuan itu juga membahas pemetaan potensi destinasi serta penyamaan persepsi terkait standar pelayanan wisata, promosi destinasi dan penyusunan agenda bersama mendukung Calendar of Events (CoE) Lobar 2026.
Ketua DMO, Awanadhi Aswinabawa, menegaskan bahwa sinergi pemerintah daerah, pelaku industri, komunitas dan masyarakat lokal diperlukan untuk mewujudkan destinasi berkelanjutan. Ia menyebut sektor pariwisata menghadapi berbagai tantangan baik di tingkat internasional maupun domestik sehingga memerlukan strategi kolaboratif.
“Pengelolaan destinasi tidak bisa hanya dilakukan oleh Pemerintah. DMO menjadi ruang kolaborasi bagi semua pihak untuk menyatukan arah, memperkuat branding, serta meningkatkan daya saing pariwisata Lobar di tingkat nasional maupun internasional,” ungkapnya.
DMO dan Pemkab sepakat melanjutkan koordinasi dan memantapkan langkah bersama dalam penguatan tata kelola destinasi sebagai bagian dari pengembangan pariwisata Lobar.

