Mataram (Inside Lombok) – Pemerintah Kota (Pemkot) Mataram kembali tidak menggelar perayaan malam tahun baru secara terpusat pada pergantian tahun kali ini. Kebijakan itu diberlakukan agar masyarakat dapat merayakan pergantian tahun bersama keluarga di berbagai lokasi pada Selasa (2/12) di Kota Mataram. Pemerintah menyiapkan patroli untuk memastikan situasi tetap lancar dan aman.
“Bhabinsa dan Bhabinkantibmas bersama lurah akan begadang untuk patroli di wilayah masing-masing,” ujarWali Kota Mataram, Mohan Roliskana, Selasa (2/12) siang. Patroli itu dilakukan untuk mengantisipasi potensi gangguan selama masyarakat merayakan tahun baru.
Ia mengimbau warga yang merayakan pergantian tahun di destinasi wisata tetap memperhatikan kondisi cuaca. “Harus perhatikan kondisi cuaca. Jangan sampai tidak memperhatikan kondisi cuaca lalu mengakibatkan terjadinya musibah yang tidak diinginkan,” katanya. Ia juga mengingatkan agar perayaan tidak dilakukan secara berlebihan.
Ia menyebut tiga daerah di Indonesia saat ini sedang tertimpa bencana, sehingga masyarakat diminta menjaga suasana. “Masa kita mau bereuforia tapi saudara kita yang ada di Aceh dan Sumatera itu sedang berduka. Ayo kita sama-sama jaga,” katanya.
Sementara itu, pada malam perayaan Natal, Forkopimda Kota Mataram akan melakukan pemantauan ke sejumlah tempat ibadah. “Malam Natal bapak Wali Kota Mataram bersama Forkopimda tentu akan melakukan kunjungan seperti biasa ke tempat ibadah masyarakat kita beberapa gereja di wilayah Kota Mataram,” katanya. Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan perayaan Natal umat Kristiani berjalan lancar.

