31.5 C
Mataram
Jumat, 6 Februari 2026
BerandaMataramGEDSI JET NTB Libatkan Perempuan dan Kelompok Rentan dalam Pelatihan Advokasi

GEDSI JET NTB Libatkan Perempuan dan Kelompok Rentan dalam Pelatihan Advokasi

Mataram (Inside Lombok) – GEDSI JET NTB menggelar pelatihan advokasi dengan menyasar perempuan dan kelompok rentan pada Kamis (4/12) di Mataram. Kegiatan ini dilaksanakan untuk mendorong partisipasi kelompok terdampak langsung agar mampu melakukan perubahan di lingkungannya.

Sekretaris Gedsi Jet Working Group, Megawati Iskandar Putri, mengatakan peserta pelatihan merupakan individu yang bersentuhan langsung dengan isu yang dihadapi masyarakat.

“Selama ini perjuangan perempuan tidak mudah dalam menjalankan kerja mereka. Mulai dari pembentukan kelompok, pengajuan anggaran hingga mengajak orang-orang lain dalam desa itu,” katanya.

Ia menjelaskan pelatihan ini membantu peserta menentukan isu prioritas yang perlu diadvokasi, sekaligus memahami sasaran advokasi beserta alasan dan langkah-langkah yang harus ditempuh.

“Mereka jadi tahu langkah-langkah itu berhasil. Harapannya memang mereka ini adalah penggerak dan anggotanya GEDSI bisa menggerakkan isu ini dan kita butuh advokasi itu akhirnya sampai ke penentu kebijakan,” katanya.

Megawati menegaskan pentingnya keterlibatan perempuan dan kelompok rentan karena mereka merupakan pihak yang mengalami langsung dampak permasalahan.

“Jadi memang harus mereka yang mengalami sendiri yang bicara. Isu GEDSI maka harus jg perempuan dan difabel,” katanya. Ia menyebut pelibatan ini merupakan bagian dari upaya pemberdayaan sebelum peserta terjun dalam proses advokasi.

Menurutnya, pemberdayaan tersebut bertujuan agar perempuan dan kelompok rentan dapat berpartisipasi aktif dalam mendorong perubahan, termasuk dalam isu transisi energi.

“Kita berdayakan agar mereka bisa masuk ke dalam akses itu dan berpartisipasi aktif. Jadi kalau perempuan mau berdiri di depan kita harus berdayakan mereka. Kita mau perempuan dan kelompok rentan ini mau berdiri di depan untuk advokasi transisi energi,” ujarnya.

- Advertisement -

Berita Populer