28.5 C
Mataram
Kamis, 1 Januari 2026
BerandaLombok TimurSunrise Land Lombok Rayakan Tahun Baru Tanpa Pesta sebagai Bentuk Solidaritas Korban...

Sunrise Land Lombok Rayakan Tahun Baru Tanpa Pesta sebagai Bentuk Solidaritas Korban Bencana

Lombok Timur (Inside Lombok) – Pengelola Sunrise Land Lombok di Pantai Labuhan Haji, Kabupaten Lombok Timur, memilih meniadakan seluruh kegiatan hiburan pada perayaan Tahun Baru 2025 sebagai bentuk solidaritas terhadap korban bencana di Aceh dan sejumlah wilayah di Sumatera. Keputusan tersebut diambil dengan tidak menggelar pesta kembang api, konser musik, maupun perayaan besar yang biasa dilakukan pada pergantian tahun.

Direktur Sunrise Land Lombok, Qori Bayyinaturrosyi, mengatakan kebijakan itu dilandasi empati dan rasa kemanusiaan terhadap masyarakat yang terdampak bencana. Menurutnya, perayaan yang bersifat hura-hura dinilai tidak pantas digelar di tengah situasi duka nasional.

“Berangkat dari rasa empati dan simpati terhadap kondisi saudara-saudari kita yang sedang mengalami musibah, tahun ini kami meniadakan kegiatan hiburan seperti pesta kembang api dan konser musik yang biasanya rutin dilaksanakan,” ujar Qori, Rabu (31/12/2025).

Meski tanpa perayaan besar, Sunrise Land Lombok tetap membuka layanan wisata seperti biasa. Aktivitas camping dan kunjungan wisata tetap berjalan, sekaligus dibarengi dengan pembukaan layanan donasi bagi korban bencana. Qori menyebutkan jumlah pengunjung pada malam pergantian tahun tercatat sebanyak 974 orang, meski mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya.

“Total pengunjung mencapai 974 orang. Kalau dibandingkan dengan tahun lalu memang menurun, tapi tetap ramai,” jelasnya.

Untuk menjaga keamanan dan kenyamanan, pengelola menambah petugas dengan melibatkan masyarakat sekitar serta bekerja sama dengan Polsek Labuhan Haji. Fasilitas pendukung camping juga ditingkatkan, mulai dari penambahan tenda, matras, sleeping bag, penerangan, hingga pengaturan area parkir di sejumlah zona.

Pengelola tetap memberlakukan tarif normal, yakni Rp5.000 untuk kendaraan roda dua dan Rp10.000 untuk roda empat, serta tiket camping Rp15.000 per orang dengan biaya sewa tenda Rp50.000 per unit. Qori menegaskan, sebagian penghasilan Sunrise Land Lombok selama Desember 2025 akan disalurkan untuk membantu korban bencana di Aceh.

“Terkait donasi, sebagian penghasilan Sunrise Land Lombok selama bulan Desember 2025, termasuk dari aktivitas camping, akan kami salurkan untuk membantu korban bencana di Aceh,” pungkasnya.

- Advertisement -

Berita Populer