Lombok Tengah (Inside Lombok) – Penyelenggaraan berbagai event nasional dan internasional sepanjang tahun 2025 di kawasan The Mandalika, Lombok Tengah, memberikan dampak signifikan terhadap pergerakan ekonomi daerah dan penguatan sektor pariwisata. Injourney Tourism Development Corporation (ITDC) mencatat, event-event tersebut berkontribusi langsung terhadap peningkatan kunjungan wisatawan, okupansi hotel, serta aktivitas ekonomi masyarakat.
Salah satu capaian terbesar berasal dari ajang Pertamina Grand Prix of Indonesia (MotoGP) 2025 yang digelar di Sirkuit Mandalika. Event balap dunia tersebut dihadiri 140.324 penonton, meningkat 15,7 persen dibandingkan penyelenggaraan tahun sebelumnya. Selama pelaksanaan MotoGP, tingkat hunian hotel di kawasan The Mandalika mencapai 100 persen, sementara okupansi hotel di Kota Mataram berada di kisaran 90 persen.
Plt. Direktur Utama ITDC, Ahmad Fajar, menyampaikan bahwa penyelenggaraan event di The Mandalika tidak hanya berfungsi sebagai sarana promosi destinasi, tetapi juga menjadi instrumen strategis dalam menggerakkan ekonomi daerah secara berkelanjutan.
“Penyelenggaraan event berorientasi pada penguatan ekonomi kawasan. Dampaknya tidak hanya dirasakan oleh sektor pariwisata, tetapi juga UMKM dan tenaga kerja lokal,” ujarnya, Jumat (2/1/2026).
Berdasarkan kajian dampak ekonomi, MotoGP 2025 di The Mandalika menciptakan multiplier effect ekonomi nasional sebesar Rp4,96 triliun. Event ini juga menyerap lebih dari 3.000 tenaga kerja lokal, dengan 67 persen di antaranya berasal dari Kabupaten Lombok Tengah. Selain itu, lebih dari 600 UMKM lokal turut terdampak, termasuk 202 UMKM kuliner dan kerajinan yang terlibat langsung dalam rangkaian kegiatan.
Dari sisi konektivitas, penyelenggaraan MotoGP mendorong penambahan 44 penerbangan ekstra menuju Nusa Tenggara Barat selama periode event. Ahmad Fajar menegaskan bahwa keberhasilan event di The Mandalika merupakan hasil kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah, pelaku industri pariwisata, serta masyarakat lokal dengan tetap mengedepankan prinsip keberlanjutan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat sekitar.

