27.5 C
Mataram
Jumat, 2 Januari 2026
BerandaLombok TengahBandingkan dengan Lombok Barat, Warga Desa Serage Keluhkan Jalan Rusak di Perbatasan...

Bandingkan dengan Lombok Barat, Warga Desa Serage Keluhkan Jalan Rusak di Perbatasan Tempos

Lombok Tengah (Inside Lombok) – Warga Desa Serage, Kecamatan Praya Barat Daya, Lombok Tengah, mengeluhkan kondisi jalan rusak parah yang berada di perbatasan dengan Desa Tempos. Kerusakan jalan tersebut disebut telah berlangsung lama dan hingga kini belum mendapat penanganan dari pemerintah daerah.

Ketua Aliansi Pejuang Desa, Muhamad Ali, mengatakan ruas jalan yang menjadi akses utama warga dipenuhi lumpur dan kubangan besar, terutama saat musim hujan. Kondisi itu dinilai membahayakan pengguna jalan, khususnya pengendara sepeda motor. “Kondisi jalan licin dan berbahaya bagi pengguna jalan, terutama pengendara sepeda motor,” ujar Ali kepada Inside Lombok, Jumat (2/1/2026).

Menurutnya, jalan rusak tersebut sangat mengganggu aktivitas masyarakat, mulai dari anak-anak yang berangkat ke sekolah, petani yang mengangkut hasil panen, hingga warga yang menjalankan kegiatan ekonomi sehari-hari. “Kalau hujan, jalannya seperti kubangan. Sudah sering pengendara jatuh, apalagi malam hari karena gelap dan jalan tidak kelihatan,” imbuhnya.

Ali juga menyoroti perbandingan pembangunan infrastruktur jalan di Kabupaten Lombok Barat yang dinilai jauh lebih baik. Ia menyebut Desa Serage berbatasan langsung dengan Desa Tempos yang masuk wilayah Lombok Barat, sehingga perbedaan kondisi jalan tersebut semakin dirasakan warga. “Kami lihat di Lombok Barat banyak jalan sudah bagus. Sementara di sini, jalan rusak sudah lama tapi belum ada kejelasan kapan diperbaiki,” katanya.

Warga berharap Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah segera turun ke lapangan untuk melihat langsung kondisi jalan tersebut karena dinilai vital sebagai penghubung antar desa. Ali menyatakan, jika tidak ada tindak lanjut dari pemerintah maupun anggota DPRD Lombok Tengah, warga berencana melakukan aksi protes.

“Insyaallah dalam waktu dekat kami akan mengadakan aksi protes. Jika perwakilan kita yg ada DPRD Loteng tidak turun lapangan mengecek kondisinya. Jika tidak ada kami akan datang duduki kantor Bupati bersama warga Serage,” tegasnya.

- Advertisement -

Berita Populer