26.5 C
Mataram
Sabtu, 10 Januari 2026
BerandaLombok BaratPembatasan Pembuangan ke TPA Kebon Kongok Picu Tumpukan Sampah di Pasar Seni...

Pembatasan Pembuangan ke TPA Kebon Kongok Picu Tumpukan Sampah di Pasar Seni Senggigi

Lombok Barat (Inside Lombok) – Tumpukan sampah sempat terlihat di area Pasar Seni Senggigi, Lombok Barat, dan beredar luas melalui video di media sosial. Tumpukan tersebut terjadi akibat pembatasan pembuangan sampah ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Kebon Kongok, bukan karena sampah tidak diangkut selama dua bulan sebagaimana disebutkan dalam video.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Lombok Barat, Busyairi, menjelaskan bahwa pengangkutan sampah tetap dilakukan secara rutin. Namun, adanya pembatasan ritase armada yang masuk ke TPA Kebon Kongok menyebabkan volume sampah yang diangkut tidak sebanding dengan timbulan sampah harian.

“Itu rutin diangkut. Tapi kan ada pembatasan pengangkutan menjadi 1 ritase (armada) perhari yang masuk ke TPA. Timbulan sampah ini tidak sebanding dengan pengangkutan yang diizinkan,” tegas Busyairi saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp.

Busyairi juga menegaskan bahwa lokasi tumpukan sampah tersebut sebenarnya bukan merupakan Tempat Pembuangan Sementara (TPS) resmi. Menurutnya, sampah menumpuk karena masyarakat membuang sampah di lokasi yang tidak semestinya, padahal kawasan tersebut merupakan jalur strategis yang dilalui wisatawan menuju Senggigi, khususnya Pasar Seni. “Lokasi itu bukan TPS, tapi masyarakat buang (sampah, Red) ke sana,” ujarnya.

Meski demikian, DLH Lombok Barat memastikan bahwa tumpukan sampah di area Pasar Seni Senggigi saat ini telah dibersihkan dan seluruh sampah sudah terangkut. Pihaknya juga terus berupaya mencegah kejadian serupa terulang di kawasan wisata tersebut.

Sebagai langkah lanjutan, DLH Lombok Barat tengah melakukan uji coba pengolahan sampah menggunakan dua unit mesin Masaro yang ditempatkan di TPST Lingsar dan TPST Senteluk. Upaya ini diharapkan dapat menjadi solusi atas keterbatasan pembuangan ke TPA Kebon Kongok.

“Nanti kita coba angkut rutin, semoga (mesin Masaro) di TPST Senteluk segera beroperasi. Kita akan coba memaksimalkan operasional mesin Masaro,” pungkas mantan Camat Narmada tersebut.

- Advertisement -

Berita Populer