Lombok Timur (Inside Lombok) – Bupati Lombok Timur (Lotim) Haerul Warisin, berharap Presiden RI Prabowo Subianto dapat hadir meresmikan Koperasi Nelayan Merah Putih (KNMP) yang dibangun di Kecamatan Jerowaru. Harapan itu disampaikan menyusul rencana peresmian terpusat dari ribuan KNMP yang didirikan di Indonesia, dengan Lotim diusulkan sebagai lokasi peresmian.
Haerul menjelaskan, dirinya telah melakukan koordinasi langsung dengan sejumlah pihak di Jakarta, termasuk Wakil Menteri dan jajaran Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), untuk mengupayakan kunjungan kerja Presiden ke Lotim.
“Kita harapkan Presiden bisa hadir, begitu saya dapat info akan ada peresmian KNMP. Langsung saya ke Jakarta untuk bagaimana langkahnya agar Presiden bisa hadir di Ekas,” ujarnya.
KNMP saat ini sedang dalam tahap pembangunan di berbagai daerah di Indonesia, salah satunya di Ekas, Kecamatan Jerowaru. Berdasarkan informasi dari KKP, dari lebih dari seribu KNMP yang dibangun, akan dipilih satu lokasi sebagai tempat peresmian. Kondisi tersebut mendorong Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lotim untuk bergerak cepat mengajukan daerahnya sebagai lokasi peresmian.
Upaya tersebut dilakukan dengan koordinasi intensif bersama pihak terkait di tingkat pusat. “Saya berangkat ke Jakarta dan minta bertemu dengan Wamen dan Dirjen di KKP, dan saya menyampaikan agar Presiden bisa ke Lotim meresmikan KNMP,” ujar Haerul.
Ia menilai kunjungan Presiden tidak hanya untuk meresmikan KNMP, tetapi juga sejumlah program nasional lainnya yang dilaksanakan di Lombok Timur. “Jika berkenan hadir, Presiden akan resmikan SPAM Pantai Selatan karena selama ini masyarakat selatan tidak pernah merasakan air PDAM dan baru saat ini mereka dapat merasakan,” tuturnya.
Selain itu, Haerul menyebutkan telah menyiapkan lahan sekitar tujuh hektare untuk Sekolah Rakyat yang berlokasi dekat KNMP, serta lahan seluas 20 hektare untuk Sekolah Garuda. Ia juga menyampaikan bahwa Lombok Timur menjadi daerah dengan jumlah dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) terbanyak.
“Semua program Presiden kita tangkap dan laksanakan dengan baik sebagai bentuk permintaan saya ke Wamen. Kalau tidak datang tentu saya juga kecewa karena terlalu banyak program yang bisa diresmikan di sini,” pungkasnya.

