27.7 C
Mataram
Senin, 19 Januari 2026
BerandaLombok UtaraPolres Lombok Utara Selidiki Temuan Mayat Tanpa Identitas di Pantai Pandanan

Polres Lombok Utara Selidiki Temuan Mayat Tanpa Identitas di Pantai Pandanan

Lombok Utara (Inside Lombok) – Warga Dusun Pandanan, Desa Malaka, Kecamatan Pemenang, Lombok Utara, menemukan sesosok mayat tanpa identitas di tepi Pantai Pandanan pada Minggu (18/1) pagi sekitar pukul 09.25 Wita. Penemuan tersebut segera ditangani Polres Lombok Utara dengan melakukan penyelidikan di lokasi kejadian.

Peristiwa bermula saat seorang saksi berjalan di sekitar area proyek jalan Malaka Hill menuju pantai. Dari jarak sekitar 10 meter, saksi melihat objek mencurigakan yang menyerupai tubuh manusia tergeletak di bibir pantai dan langsung melaporkannya kepada Kepala Dusun Pandanan.

“Selanjutnya perangkat desa dan personel kepolisian tiba di lokasi untuk melakukan pengamanan,” ujar Kasat Reskrim Polres Lombok Utara IPTU I Komang Wilandra, Minggu (18/1).

Tim identifikasi kepolisian kemudian memasang garis polisi dan melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Polisi mengamankan sejumlah barang bukti yang diduga milik korban, di antaranya pakaian dalam wanita dan cincin, serta mengerahkan Tim K9 dari Direktorat Samapta Polda NTB untuk menyisir area sekitar lokasi penemuan.

Hingga saat ini, identitas dan penyebab kematian korban belum diketahui. Terkait informasi yang beredar bahwa jenazah tersebut diduga perempuan asal Jawa Timur yang sebelumnya dilaporkan hilang, polisi menyatakan masih melakukan pendalaman.

“Masih kita dalami dan lidik dulu ya. Identitas belum ditemukan. Kami akan berkoordinasi dengan RS Bhayangkara Mataram untuk pelaksanaan autopsi guna mengetahui penyebab pasti kematian sekaligus mengungkap identitas korban,” terangnya.

Jenazah telah dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Mataram untuk pemeriksaan medis. Polisi juga telah memeriksa sejumlah saksi, termasuk penemu pertama, kepala dusun, dan kepala desa setempat, serta mengimbau masyarakat yang memiliki informasi terkait ciri-ciri korban agar segera melapor ke kantor polisi terdekat.

- Advertisement -

Berita Populer