26.6 C
Mataram
Senin, 19 Januari 2026
BerandaMataramArtunity Galang Rp12,7 Juta untuk Korban Bencana Sumatera dan Aceh

Artunity Galang Rp12,7 Juta untuk Korban Bencana Sumatera dan Aceh

Mataram (Inside Lombok) – Pergelaran seni bertajuk “ARTUNITY: Art Speaks, Humanity Listens” sukses menggalang donasi Rp12.775.000 dalam waktu tiga jam pada Sabtu malam (17/1) di Gedung Teater Tertutup Taman Budaya NTB. Acara ini melibatkan kolaborasi seniman lintas disiplin dari Nusa Tenggara Barat untuk membantu korban bencana di Sumatera dan Aceh.

Artunity menampilkan sejumlah seniman dan kelompok seni, di antaranya Cikughea Sand Animation, Miracle Dancers, Saksak Dance Production, serta penampilan musik dari Isvara, Denta Haritsa, Gerryduta, dan Pelvist. Kegiatan ini menjadi ruang solidaritas seniman yang memadukan pertunjukan seni dengan penggalangan dana kemanusiaan.

Ketua Pelaksana Artunity, Cikughea, menyampaikan bahwa kegiatan ini lahir dari semangat menjadikan seni sebagai sarana perubahan sosial.

“Kami ingin menunjukkan kekuatan seni yang bisa menggerakkan hati dan memberikan dampak luas. Saya berharap pemerintah bisa lebih merangkul para pelaku seni karena kita bisa menjadi jembatan komunikasi yang efektif antara pemerintah dan masyarakat. Kepada rekan seniman, khususnya di NTB, tetaplah berkarya dengan hati dan jangan pernah hilangkan sisi humanity dalam diri kalian, dan semoga semakin banyak seniman lukis pasir khususnya perempuan,” ujarnya.

Dukungan juga disampaikan Kepala Taman Budaya NTB, Lalu Suryadi Mulawarman, ia mengapresiasi kekompakan para seniman dalam kegiatan tersebut.

“Ini adalah bukti bahwa kemanusiaan adalah kunci pemersatu. Seniman yang selama ini dikenal idealis dan egosentris ternyata memiliki empati yang luar biasa. Kolaborasi ini adalah energi positif untuk membawa nama NTB ke level internasional, sejalan dengan visi NTB Makmur Mendunia,” katanya.

Donasi yang terkumpul disalurkan melalui Kepala BAZNAS NTB, Dr. Lalu Muhammad Iqbal, menyatakan bantuan akan disalurkan secara bertahap.

“Donasi ini sejalan dengan misi kami. Sebelumnya, pemerintah provinsi dan BAZNAS telah mengirimkan bantuan tahap pertama berupa operasional alat berat hingga sembako. Selanjutnya, kami sedang mempersiapkan pembangunan sarana ibadah di sana. Kami berharap para seniman terus aktif menginisiasi kegiatan charity seperti ini,” jelasnya.

Acara ditutup dengan kolaborasi lintas genre berupa atraksi lukis pasir oleh Cikughea yang diiringi aransemen musik oleh Gerry Duta, Denta Haritsa, dan Kirana, vokalis Isvara, dengan membawakan lagu Ibu Pertiwi. Penyelenggara menyebut Artunity didukung Taman Budaya NTB, BAZNAS NTB, serta puluhan mitra media, UMKM, dan komunitas kreatif, dan diharapkan dapat menjadi agenda berkelanjutan yang memadukan seni dan aksi kemanusiaan.

- Advertisement -

Berita Populer