Lombok Timur (Inside Lombok) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lombok Timur (Lotim) menyiapkan anggaran sebesar Rp500 juta untuk pembangunan permanen jembatan penghubung Dusun Benteng Selatan, Desa Lendang Nangka Utara, Kecamatan Masbagik dengan Desa Jurit Baru, Kecamatan Pringgasela. Langkah ini diambil untuk mempercepat pemulihan akses masyarakat yang terdampak kerusakan jembatan, Selasa (20/1/2026).
Bupati Lotim, Haerul Warisin, menegaskan perbaikan jembatan menjadi prioritas karena menyangkut mobilitas dan aktivitas ekonomi warga. “Anggarannya kita siapkan sekitar Rp500 juta untuk pembangunan permanen. Jembatan ini harus dibangun kuat dan aman, bukan hanya sekadar bisa dilewati,” ujarnya.
Ia mengaku telah menginstruksikan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Lombok Timur agar segera melakukan penanganan teknis tanpa menunggu proses administrasi yang berlarut. “Saya minta langsung dikerjakan. Soal mekanisme anggaran bisa kita selesaikan kemudian. Yang penting akses masyarakat segera pulih,” tegasnya.
Penanganan jembatan dilakukan secara bertahap. Untuk tahap awal bersifat darurat, Pemerintah Daerah melibatkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) agar jembatan dapat difungsikan sementara. Selanjutnya, pembangunan permanen sepenuhnya menjadi tanggung jawab Dinas PUPR dengan perencanaan teknis jangka panjang.
Pemkab Lotim memastikan pembangunan tidak menunggu bantuan pemerintah pusat. Pekerjaan akan diselesaikan terlebih dahulu menggunakan anggaran daerah, kemudian diajukan penggantian melalui skema reimbursement ke Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) sesuai ketentuan. Pemerintah berharap akses transportasi warga segera normal sehingga aktivitas sosial dan distribusi hasil pertanian tidak lagi terganggu.

