Lombok Timur (Inside Lombok) – Hujan lebat disertai angin kencang yang melanda Lombok Timur dalam beberapa waktu terakhir menyebabkan kerusakan infrastruktur di sejumlah wilayah. Salah satu dampaknya terjadi di jalan penghubung Pancor–Sekarteja, tepatnya di ruas Jalan Pepadu Monggok, di mana tiang listrik ambruk pada Kamis malam (22/1/2026).
Kerusakan di ruas jalan tersebut dipicu oleh derasnya aliran air hujan yang menggerus pinggiran jalan dan pondasi jembatan. Dari laporan warganet, sebagian badan jalan dilaporkan amblas dan pondasi jembatan mulai terkikis akibat hujan yang terus berlangsung.
Lurah Pancor, Galibra Pratama, membenarkan kondisi tersebut. Ia mengatakan kerusakan terjadi secara bertahap sejak awal Januari akibat tingginya debit air hujan. “Kondisi ruas jalan penghubung itu, sebagian pondasi sudah mulai terkikis dari celah ruas jalan yang retak dan saat ini amblas karena debit air hujan mulai tanggal 10 sampai 22 Januari 2026,” ujarnya.
Ia menjelaskan, pihak kelurahan telah berkoordinasi dengan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait untuk penanganan lebih lanjut. “Kami sudah bersurat ke Pimpinan dan berkoordinasi dengan OPD terkait untuk segera ditangani. Sehingga OPD terkait sudah mulai turun untuk investigasi dan pada tahap perencanaan,” jelasnya.
Sambil menunggu proses perbaikan, Kelurahan Pancor mengimbau pengguna jalan, khususnya kendaraan bertonase berat seperti truk, agar tidak melintasi jembatan tersebut. Imbauan ini disampaikan untuk mencegah kerusakan lebih lanjut dan menghindari potensi bahaya, mengingat ruas jalan yang amblas juga menyebabkan kemiringan tiang listrik beton di sekitar jembatan.

