Sumbawa (Inside Lombok) – PT Bank NTB Syariah menyerahkan fasilitas Nursery Farm (kebun bibit) kepada Pemerintah Kabupaten Sumbawa sebagai kado Milad ke-67 Kabupaten Sumbawa, Rabu (22/1/2026). Penyerahan ini dilakukan sebagai investasi jangka panjang untuk mendukung kelestarian lingkungan dan kesejahteraan ekonomi masyarakat Sumbawa.
Fasilitas Nursery Farm tersebut dirancang sebagai bagian dari program Sumbawa Hijau Lestari dengan kapasitas ribuan bibit tanaman. Kebun bibit ini akan menjadi pusat penyediaan bibit pohon produktif yang nantinya digunakan untuk penghijauan serta pengembangan pertanian di wilayah Sumbawa.
Direktur Utama Bank NTB Syariah, Nazaruddin, mengatakan penyerahan Nursery Farm merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam memberikan manfaat berkelanjutan bagi daerah. “Kami ingin memberikan kado yang manfaatnya tidak berhenti di hari perayaan saja. Nursery Farm ini adalah simbol doa kami untuk Sumbawa, agar daerah ini terus tumbuh subur, tangguh, dan masyarakatnya semakin sejahtera,” ujarnya.
Sebagai lembaga keuangan syariah, Bank NTB Syariah menyalurkan sebanyak 2.000 bibit pohon produktif, di antaranya Kelengkeng, Nangka, Alpukat, dan Matoa. Penyerahan bibit tersebut ditujukan untuk mendorong kemandirian daerah dalam penyediaan bibit, sekaligus mengintegrasikan aspek ekonomi dan kelestarian lingkungan.
Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., menyambut baik inisiatif tersebut dan menyebut keberadaan kebun bibit sangat dibutuhkan oleh petani, khususnya untuk periode tanam 2025–2026. Ia menilai Nursery Farm ini dapat memperkuat ketahanan pangan, mendukung rehabilitasi lahan, serta membuka peluang ekonomi baru bagi kelompok tani lokal.
Melalui program ini, Bank NTB Syariah menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dengan pemerintah daerah dalam pembangunan Kabupaten Sumbawa, tidak hanya melalui layanan perbankan, tetapi juga melalui program tanggung jawab sosial yang berkelanjutan.

