29.5 C
Mataram
Sabtu, 24 Januari 2026
BerandaMataramTinjau Banjir Rob Ampenan, Gubernur NTB Janji Penanganan Cepat dan Terukur

Tinjau Banjir Rob Ampenan, Gubernur NTB Janji Penanganan Cepat dan Terukur

Mataram (Inside Lombok) – Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Lalu Muhamad Iqbal, meninjau langsung dampak banjir rob yang melanda Lingkungan Bugis, Kelurahan Bintaro, Kecamatan Ampenan (22/1). Peninjauan dilakukan sesaat setelah Gubernur kembali dari kunjungan kerja di Pulau Sumbawa, sebagai bentuk respons cepat pemerintah terhadap bencana pesisir.

Di lokasi, Iqbal berdialog dengan warga terdampak yang rumahnya rusak akibat terjangan ombak tinggi. Warga berharap adanya penanganan segera, baik untuk kebutuhan darurat maupun solusi jangka panjang. Kehadiran Iqbal disambut hangat dan penuh haru oleh masyarakat setempat.

Kepala Lingkungan Bugis, Suherman, mengatakan gelombang tinggi mulai terjadi sejak malam hari hingga dini hari, dengan ketinggian mencapai sekitar 1,5 meter. “Gelombangnya besar sekali, tidak seperti hari-hari sebelumnya. Kami berjaga dari jam delapan malam sampai jam satu dini hari,” ujarnya.

Ia menyebut enam rumah warga mengalami kerusakan parah, tiga di antaranya hanyut sepenuhnya, sementara tiga lainnya rusak berat dan tidak lagi layak ditempati. “Yang paling parah itu enam rumah. Tiga hanyut, tiga rusak berat. Rumah lainnya terdampak, tapi masih bisa digunakan,” katanya.

Sebagai langkah sementara, Pemerintah Provinsi NTB bersama Pemerintah Kota Mataram menyiapkan tenda darurat bagi warga terdampak. Opsi relokasi sementara juga tengah disiapkan sambil menunggu solusi yang lebih permanen, mengingat keterbatasan kapasitas rumah susun yang direncanakan sebagai lokasi relokasi.

Iqbal menegaskan pentingnya mitigasi bencana pesisir yang terencana dan kolaboratif. Ia juga mengimbau warga tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem, mengingat BMKG memprediksi hujan dan angin kencang masih berpotensi terjadi hingga 26 Januari 2026. Penanganan di lokasi melibatkan BPBD provinsi dan kota, Dinas Sosial, Baznas NTB, TNI-Polri, relawan, serta masyarakat setempat. (gil)

- Advertisement -

Berita Populer