Mataram (Inside Lombok) – Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) NTB menggelar rapat kerja (raker) 2026 dengan fokus utama pembinaan atlet sebagai persiapan menghadapi Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028. Raker tersebut dilaksanakan sebagai agenda tahunan untuk evaluasi dan penyusunan program kerja, Senin (26/1/2026). Fokus pembinaan diarahkan pada peningkatan jumlah dan kualitas atlet berprestasi.
Ketua PASI NTB, Didi Sumardi, mengatakan raker memiliki dua misi utama, yakni evaluasi kinerja tahun sebelumnya dan perumusan program kerja tahun berjalan. “Raker tahunan. Ini ada misi, satu untuk mengevaluasi dan mempertanggungjawabkan kerja tahun sebelumnya 2025. Kedua untuk merumuskan dan menetapkan kerja tahun 2026,” katanya.
Ia menjelaskan, pada raker 2026 PASI NTB lebih menitikberatkan pada pembinaan atletik untuk menyukseskan PON 2028. Salah satu program yang dijalankan adalah pembibitan atlet berprestasi. “Harap-harap cemas ya dengan kondisi atlet kita yang masih pada posisi atlet potensial belum bertambah signifikan,” ungkap Didi Sumardi.
Menurutnya, penambahan atlet berprestasi sudah ada, namun jumlahnya belum signifikan. Karena itu, PASI NTB mendorong percepatan pembibitan atlet melalui berbagai program. “Kita jawab dengan upaya akselerasi bagaimana mempercepat pembibitan arah lahirnya atlet berprestasi,” katanya.
Sebagai upaya penjaringan atlet, PASI NTB meminta kabupaten/kota rutin menggelar event kompetisi. “Minimal dua bulan sekali ada event. Itu di kabupaten dan kota itu nanti kita sesuaikan per tiga bulan sekali kita ada event tingkat provinsi untuk memberikan ruang bagi atlet yang sudah kita jaring di kabupaten dan kota,” tegasnya.
Pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2026, PASI NTB akan menjadikan ajang tersebut sebagai seleksi atlet menuju PON 2028. “Sebagai tuan rumah, NTB tidak mengikuti seleksi melalui pra PON,” katanya. Didi menegaskan, raker 2026 belum menetapkan jumlah atlet PON, karena fokus utama masih pada penguatan ekosistem pembibitan, kompetisi, serta peningkatan kualitas pelatih, wasit, dan sarana prasarana.

