Lombok Tengah (Inside Lombok) – Pembangunan bencingah agung sebagai venue utama Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat Provinsi Nusa Tenggara Barat yang akan digelar pada Juni 2026 telah rampung. Pemerintah Daerah Lombok Tengah mengalokasikan anggaran sebesar Rp22 miliar untuk pembangunan venue tersebut. Saat ini, pemda masih melakukan penataan lanskap di kawasan venue.
Sekretaris Daerah Lombok Tengah, Lalu Firman Wijaya, mengatakan pelaksanaan MTQ tingkat provinsi di Lombok Tengah dijadwalkan berlangsung pada Juni 2026. Menurutnya, pemerintah daerah tengah mematangkan persiapan kepanitiaan serta kesiapan venue pendukung.
“Kita sedang menyiapkan kepanitiaan dan persiapan-persiapan lain seperti menyiapkan beberapa venue dan nanti akan ada sayembara desain logo MTQ,” ujarnya, Kamis (29/1), di Praya.
Firman menjelaskan, pembangunan venue utama berupa bencingah atau gedung utama yang berada di sebelah timur Kantor Bupati Lombok Tengah telah selesai dikerjakan. Namun, saat ini masih dilakukan penataan lansekap di area sekitar bangunan. “Venue utama sedang dalam penataan, penanaman rumput, secara keseluruhan baru sekitar 80 persen,” imbuhnya.
Ia menambahkan, sebagai tuan rumah, Pemerintah Daerah (Pemda) Lombok Tengah berupaya menyiapkan seluruh rangkaian kegiatan MTQ agar berjalan optimal dan memberikan kesan bagi para kafilah dari seluruh kabupaten dan kota di Nusa Tenggara Barat.
“Kita akan menyambut kafilah dari seluruh NTB, nanti juga kita akan menggelar kick off MTQ sekaligus perayaan Lebaran Ketupat,” tandasnya.
Pemda Lombok Tengah menargetkan seluruh persiapan venue dan pendukung lainnya dapat diselesaikan sebelum pelaksanaan MTQ tingkat Provinsi NTB pada Juni 2026 mendatang.

