25.5 C
Mataram
Jumat, 30 Januari 2026
BerandaLombok TimurRevitalisasi Puluhan Sekolah di Lombok Timur Diresmikan, Pemda Tekankan Kolaborasi Pemerintah dan...

Revitalisasi Puluhan Sekolah di Lombok Timur Diresmikan, Pemda Tekankan Kolaborasi Pemerintah dan Swasta

Lombok Timur (Inside Lombok) — Bupati Lombok Timur Haerul Warisin meresmikan program Revitalisasi Satuan Pendidikan Tahun 2025 untuk jenjang PAUD, SD, dan SMP yang dipusatkan di SD 1 Lenek Duren, Kecamatan Lenek, Kamis (29/1). Program ini menyasar puluhan sekolah sebagai bagian dari upaya peningkatan sarana dan prasarana pendidikan di Lombok Timur.

Dalam sambutannya, Haerul Warisin menegaskan keterbatasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) maupun Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) membuat kolaborasi dengan pihak ketiga menjadi kebutuhan. Ia menyebut kerja sama dengan lembaga seperti Happy Hearts sebagai bentuk sinergi pembangunan pendidikan.

“Pemerintah tidak mungkin bekerja sendiri. Kalau hanya mengandalkan APBN dan APBD, pembangunan sekolah akan berjalan lambat. Karena itu, pusat, daerah, dan swasta harus bergerak bersama,” ujarnya.

Haerul Warisin juga menyampaikan komitmen pemerintah daerah (Pemda) dalam pemerataan layanan pendidikan. Ia menyinggung keberadaan Sekolah Rakyat (SR) di Lenek Duren yang akan disusul di Kecamatan Jerowaru, serta rencana pendirian Sekolah Unggul Garuda. Menurutnya, pendidikan merupakan fondasi pembangunan yang harus diiringi pembentukan karakter, moral, dan peningkatan ilmu pengetahuan.

“Percuma kita bangun jalan dan gedung megah kalau anak-anak kita tidak dibekali akhlak dan ilmu,” tegasnya.

Pada kesempatan tersebut, Haerul Warisin mengingatkan para kepala sekolah agar menjalankan tugas sesuai fungsi masing-masing. Ia juga menegaskan agar pelayanan kesehatan di puskesmas dan rumah sakit tidak lambat, termasuk terkait administrasi BPJS, serta meminta masyarakat melengkapi dokumen kependudukan agar layanan kesehatan berjalan lancar. Di akhir sambutan, ia mengajak seluruh pihak menjaga kebersihan lingkungan sekolah dan meningkatkan kualitas proses belajar-mengajar.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lombok Timur, M. Nurul Wathoni, menyampaikan lahan pembangunan sekolah merupakan tanah hibah dari kepala sekolah bersama tokoh masyarakat dan pemerintah desa setempat. Ia menantang para pendidik meningkatkan prestasi siswa seiring tersedianya fasilitas yang lebih memadai.

“Bangunan sudah bagus, ruang belajar sudah nyaman. Tidak ada lagi alasan. Kepala sekolah harus menjadi motor penggerak. Kalau sarana lengkap tapi prestasi tidak meningkat, tentu akan ada evaluasi,” katanya.

Ketua Panitia, Nur Hidayati, mengapresiasi dukungan Bupati Lombok Timur dan para donatur, khususnya melalui program Classroom Hope. Menurutnya, revitalisasi fasilitas sekolah merupakan investasi bagi kenyamanan mental guru dan peserta didik. Program revitalisasi tahun ini menyasar 36 SD dan 10 SMP yang tersebar di tujuh kecamatan, dengan Kecamatan Lenek menjadi salah satu wilayah prioritas.

- Advertisement -

Berita Populer