25.5 C
Mataram
Jumat, 30 Januari 2026
BerandaLombok TimurBiaya Haji Turun Tahun Ini, Jadi Sekitar Rp54 Juta

Biaya Haji Turun Tahun Ini, Jadi Sekitar Rp54 Juta

Lombok Timur (Inside Lombok) – Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) tahun 2026 resmi mengalami penurunan dibandingkan 2025. Jika pada 2025 biaya haji berada di kisaran Rp56 juta, tahun ini turun menjadi sekitar Rp54 juta. Penurunan tersebut dipastikan tidak berdampak pada kualitas layanan jamaah.

Kasi Penyelenggara Haji dan Umrah Kementerian Agama Lombok Timur, Makinuddin, mengatakan penurunan biaya haji merupakan hasil efisiensi anggaran, khususnya dari proses negosiasi harga layanan dengan pihak Arab Saudi. “Ini murni hasil efisiensi. Tidak ada pengurangan pelayanan kepada jamaah,” ujarnya saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (28/1/2026).

Ia menjelaskan, jumlah pelunasan yang dibayarkan jamaah tidak sebesar total BPIH karena telah dikurangi setoran awal dan dana manfaat. Rata-rata jamaah hanya melunasi sekitar Rp27 juta, tergantung dana manfaat yang tersimpan di rekening masing-masing jamaah.

Menurut Makinuddin, dana manfaat merupakan hak jamaah yang sebagian dialokasikan untuk menunjang biaya perjalanan. Selain itu, jamaah juga tetap menerima living cost. “Setiap jamaah menerima uang saku sebesar 750 riyal yang dibagikan saat berada di asrama haji,” jelasnya.

Seluruh rangkaian perjalanan ibadah haji, mulai dari masuk asrama haji, keberangkatan ke Arab Saudi, hingga kembali ke Tanah Air, sepenuhnya ditanggung pemerintah. Fasilitas yang ditanggung termasuk konsumsi selama menjalankan ibadah di Tanah Suci.

Terkait data jamaah, calon jamaah haji asal Lombok Timur saat ini didominasi perempuan. Jamaah prioritas lansia tercatat sebanyak 58 orang, dengan usia tertua lahir pada 1940. Sementara itu, masa tunggu keberangkatan haji di Lombok Timur kini rata-rata mencapai 26 tahun, setelah sebelumnya berada di kisaran 36 hingga 37 tahun akibat panjangnya daftar tunggu di Provinsi Nusa Tenggara Barat.

- Advertisement -

Berita Populer