27.5 C
Mataram
Rabu, 11 Februari 2026
BerandaLombok UtaraAtasi Pembuangan Sampah Liar, DPRD KLU Desak Pemasangan CCTV di Pasar Tanjung

Atasi Pembuangan Sampah Liar, DPRD KLU Desak Pemasangan CCTV di Pasar Tanjung

Lombok Utara (Inside Lombok) – DPRD Kabupaten Lombok Utara (KLU) bersama Dinas Lingkungan Hidup (LH) KLU, UPTD Kebersihan KLU, dan UPTD Pertanian Kecamatan Tanjung melakukan inspeksi ke sisi timur Pasar Tanjung, Selasa (10/2), menyusul maraknya pembuangan sampah liar. Inspeksi dilakukan untuk menindaklanjuti keluhan terkait sampah yang terus muncul meski rutin dibersihkan.

Anggota Komisi II DPRD KLU, Artadi, menyayangkan masih rendahnya kesadaran oknum masyarakat yang membuang sampah di lokasi tersebut. Ia menyebut petugas telah membersihkan area itu setiap hari, namun sampah tetap kembali menumpuk.

“Setiap hari dibersihkan oleh Kepala UPTD Pertanian beserta jajarannya, tapi sampah terus saja muncul. Ini tidak bisa dibiarkan,” ujarnya.

Sebagai langkah penanganan, DPRD KLU mendesak Dinas Kebersihan untuk memasang CCTV guna memantau aktivitas pembuangan sampah selama 24 jam. Rekaman CCTV juga direncanakan ditayangkan secara berkala agar oknum pembuang sampah dapat diketahui, disertai pengadaan kontainer sampah di sekitar lokasi.

“Nanti rekaman CCTV akan kita tayangkan setiap saat supaya kelihatan siapa yang buang sampah di sana. Ini cara kita memberikan pemahaman sekaligus efek jera kepada masyarakat,” ungkapnya.

Selain pengawasan, DPRD KLU meminta pendataan menyeluruh terhadap pedagang yang berjualan di area depan pasar. Kerja sama antara pedagang dan dinas kebersihan dinilai penting dalam pengelolaan limbah pasar.

“Kami minta dinas mendata semua pedagang di depan. Mereka harus bekerja sama dengan dinas. Kalau ada yang menolak, patut kita pertanyakan ke mana selama ini mereka membuang sampahnya?” tuturnya.

DPRD KLU berharap langkah tersebut dapat menghentikan praktik pembuangan sampah liar dan menciptakan lingkungan Pasar Tanjung yang lebih tertib. “Harapan kami sudah tidak ada lagi yang buang sampah sembarang di lokasi itu nantinya,” pungkasnya.

- Advertisement -

Berita Populer