30.5 C
Mataram
Rabu, 11 Februari 2026
BerandaLombok TimurWisata Embulan Borok Kembangkan Edukasi Nandur dan Begasap Berbasis Lingkungan

Wisata Embulan Borok Kembangkan Edukasi Nandur dan Begasap Berbasis Lingkungan

Lombok Timur (Inside Lombok) – Wisata Embulan Borok di Desa Anjani, Lombok Timur, mengembangkan konsep wisata edukasi berbasis lingkungan dengan memadukan rekreasi alam dan pembelajaran. Program ini menyasar anak-anak hingga mahasiswa melalui kegiatan pengenalan pertanian dan aktivitas alam sebagai bagian dari pembelajaran di luar kelas.

Pengelola Wisata Embulan Borok, Nendi Wahyudi, mengatakan salah satu kegiatan unggulan adalah edukasi menanam padi atau nandur bagi anak-anak. “Anak-anak kami ajarkan mulai dari cara memegang bibit padi, teknik menanam, sampai memahami padi itu nantinya menjadi beras,” ujarnya, Selasa (10/2).

Ia menjelaskan, kegiatan nandur tidak hanya bersifat praktik, tetapi juga mengandung nilai edukasi dan moral. “Di dalam nandur itu ada tanggung jawab, ketelitian, fokus, dan keringat petani. Kami juga jelaskan filosofi padi, semakin berisi semakin menunduk,” katanya. Kegiatan tersebut terintegrasi dengan wisata kolam renang dan outbound dalam satu kawasan Embulan Borok.

Selain nandur, pengelola juga menyediakan aktivitas begasap, yakni menangkap ikan langsung dengan tangan di kolam tanah. Menurut Nendi, aktivitas ini menjadi salah satu yang paling diminati pengunjung.

“Begasap ini yang paling diminati karena seru, ada euforianya, tapi tetap mengandung unsur edukasi. kami memanfaatkan apa yang tersedia di lingkungan tanpa memberatkan pengelola. Kuncinya ada di kreativitas dan inovasi,” tambahnya.

Kepala Desa Anjani, M. Said, menyampaikan pengembangan outbound di Embulan Borok merupakan hasil kolaborasi pemerintah desa, BP3MI, dan PT Semut Nusantara. “Kolaborasi ini kami lakukan untuk mendorong pariwisata desa sekaligus pemberdayaan ekonomi masyarakat,” ujarnya.

Ia menambahkan, konsep edukasi alam menyasar semua kalangan, mulai dari PAUD hingga perguruan tinggi, dengan rencana penambahan wahana edukasi ke depan.

Menurut Said, pengembangan wisata Embulan Borok diharapkan menjadi ruang edukasi sekaligus penggerak ekonomi desa. Ia menyebutkan kontribusi pendapatan asli desa (PADes) dari pengelolaan kolam renang saat ini mencapai sekitar Rp50 juta per tahun.

- Advertisement -

Berita Populer