Lombok Barat (Inside Lombok) – Sebanyak 75 pejabat struktural eselon II dan III A atau Sekretaris Dinas Pemerintah Kabupaten Lombok Barat (Lobar) akan mengikuti kegiatan capacity building di Korem 162/Wira Bhakti selama tiga hari, mulai Jumat (13/02/2026) hingga Minggu (15/02/2026). Kegiatan yang diinisiasi Bupati Lobar, Lalu Ahmad Zaini (LAZ) ini bertujuan meningkatkan kualitas birokrasi melalui penguatan mental, disiplin, dan penyamaan persepsi dalam membangun daerah.
LAZ mengatakan, para pejabat tidak hanya menerima materi, tetapi juga diwajibkan menginap di tenda di area Korem 162/Wira Bhakti. Menurutnya, metode tersebut dirancang untuk membangun mentalitas tangguh, kedisiplinan, serta memupuk rasa kebersamaan dalam kesederhanaan guna memperkuat koordinasi antar Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
“Kegiatan ini sangat penting untuk membangun chemistry antar OPD (Organisasi Perangkat Daerah). Kita harus menyadari bahwa tidak ada satupun OPD yang bisa berdiri sendiri dalam melayani masyarakat,” terang LAZ, saat ditemui di kantornya, Kamis (12/02/2026).
Ia menegaskan, sinkronisasi antar instansi menjadi kunci percepatan program pembangunan di Kabupaten Lobar. “Semuanya saling berkaitan. Sehingga kerja tim yang kuat menjadi kunci utama untuk menghilangkan ego sektoral yang selama ini sering menjadi hambatan,” tegasnya.
Selama pelaksanaan, peserta akan mendapatkan materi dari Korem 162/Wira Bhakti terkait nilai-nilai Pancasila dan kedisiplinan, serta pembekalan dari berbagai institusi penegak hukum dan pengawas mengenai tata kelola keuangan dan regulasi hukum. Selain itu, motivator turut dihadirkan untuk membangkitkan nilai-nilai positif dan semangat kerja peserta sebelum kembali menjalankan tugas.
Pada sesi penutup, akan digelar malam renungan yang diisi dengan prosesi mencium bendera Kabupaten Lobar oleh seluruh kepala OPD. “Malam renungan ini adalah bentuk janji setia kita kepada daerah. Mencium bendera bukan sekadar seremoni, melainkan simbol bahwa setiap nafas pengabdian kita sepenuhnya didedikasikan untuk kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Lombok Barat,” tandas LAZ.
Pemerintah Kabupaten Lobar berharap kegiatan ini melahirkan budaya kerja yang lebih adaptif, disiplin, dan kolaboratif di lingkungan birokrasi.

