25.5 C
Mataram
Minggu, 15 Februari 2026
BerandaLombok TimurProgram Gumi Seri AMMAN Tingkatkan Omzet Puluhan UMKM di Lombok Timur

Program Gumi Seri AMMAN Tingkatkan Omzet Puluhan UMKM di Lombok Timur

Lombok Timur (Inside Lombok) – PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMMAN) melalui program Gumi Seri membina 40 pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kecamatan Sembalun dan Kecamatan Jerowaru, Kabupaten Lombok Timur. Program yang dijalankan secara berkelanjutan ini difokuskan pada penguatan kapasitas usaha, mulai dari strategi pemasaran hingga manajemen keuangan, sehingga mendorong peningkatan omzet peserta.

Senior Manager Social Impact AMMAN, Aji Suryanto, mengatakan pendampingan tersebut merupakan bagian dari komitmen tanggung jawab sosial perusahaan untuk menciptakan dampak jangka panjang bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional dan penyangga.

“Kami membekali para pelaku usaha dengan peningkatan kapasitas agar usahanya naik kelas. Harapannya, UMKM binaan ini bisa mandiri, berdaya saing, dan berkontribusi pada perekonomian Lombok Timur,” ujarnya, Minggu (15/2/2026).

Menurut Aji, Kecamatan Sembalun dan Jerowaru dipilih karena memiliki potensi pariwisata yang dinilai mampu menjadi penggerak ekonomi lokal. Pendampingan melibatkan tenaga ahli dan mitra strategis, termasuk fasilitasi sertifikasi produk dan perluasan akses pasar melalui platform digital maupun pameran. Penguatan manajemen keuangan juga dilakukan agar pelaku UMKM mampu mengelola arus kas dan hasil penjualan secara tertib dan profesional.

Senior Konsultan Forward Indonesia, Muce Muchtar, menyebut metode pelatihan menggunakan pendekatan pembelajaran orang dewasa yang interaktif dan aplikatif. Ia menilai UMKM di Lombok Timur memiliki potensi, namun perlu penguatan pemasaran digital dan pembukuan agar usaha berkelanjutan.

“Pelatihan dirancang menarik dan sesuai kebutuhan. Setiap bulan kami melakukan pendampingan sekaligus evaluasi agar perkembangan usaha bisa terukur,” katanya.

Sekretaris Daerah Lombok Timur, M. Juaini Taofik, mengapresiasi program tersebut meski jumlah peserta masih terbatas dibandingkan sekitar 76 ribu UMKM di daerah itu. Ia menjelaskan program lahir dari pendekatan divisi Social Impact AMMAN untuk mengidentifikasi kebutuhan masyarakat, yang kemudian difokuskan pada sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.

“Kami memilih tema plesiran untuk mengerek peran pelaku ekonomi kreatif. Ini bukan sekadar membuat produk, tetapi bagaimana mereka menjadi bagian dari ekosistem pariwisata Lombok Timur,” jelasnya.

Proses seleksi peserta dilakukan oleh Forward Indonesia dengan memprioritaskan pelaku UMKM di Sembalun dan Jerowaru yang berkembang sebagai destinasi unggulan.

- Advertisement -

Berita Populer