Mataram (Inside Lombok) – Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi NTB merilis sebanyak 69 kegiatan dalam kalender event tahun 2026. Puluhan kegiatan tersebut tersebar sepanjang tahun dan ditargetkan mampu mendatangkan 2,5 juta wisatawan, baik mancanegara maupun domestik, Senin (30/3/2026).
Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi NTB, Ahmad Nur Aulia mengatakan jumlah 69 event yang telah dirilis masih berpotensi bertambah. Hal ini karena kegiatan tidak hanya diselenggarakan pemerintah, tetapi juga melibatkan pihak ketiga. “Ada 69 event yang dirilis. Tapi jumlah ini bisa saja bertambah,” katanya.
Ia menjelaskan pada bulan Januari terdapat satu kegiatan yaitu Pertamina Enduro VR46 Riders Academy. Pada Februari terdapat tiga kegiatan seperti Festival Bau Nyale, Merumata Coast Trail, dan Gelegar Lentera Ramadan, sedangkan Maret dimeriahkan Lebaran Topat yang dipusatkan di Amphiteater Senggigi, Lombok Barat. Pada April akan digelar Gelar Budaya Peresean, Mandalika Racing Series 1, serta Festival Rimpu Mantika di Kota Mataram yang masuk dalam Kharisma Event Nusantara (KEN).
Untuk bulan Mei terdapat enam kegiatan, di antaranya Mandalika Speed 1, Rinjani 100 Marveolus Trail, GT World Challenge 2026, 360 Lombok Charity Ride 2026, Pacuan Kuda Tradisional, dan Paragliding Accuracy World Cup. Sementara pada Juni terdapat 11 kegiatan seperti Famtrip Bali Beyond Travel Fair, Mandalika Festival of Speed, Senggigi Fun Run, Mandalika Racing Series 2, Festival Melala, AITTA Travel Mart, Mawi Surf, Cemare Trail Run, Festival Muharram, Jetsky Race, serta Famtrip Australia, NZ dan Oceania II.
Aulia juga menyebut NTB akan berpartisipasi dalam Bali Beyond Travel Fair (BBTF) pada akhir Mei hingga Juni untuk mengincar pasar wisatawan premium dari Amerika dan Eropa. Meski situasi geopolitik global sempat mempengaruhi jadwal penerbangan, pihaknya tetap optimistis dengan menyiapkan program familiarization trip (Famtrip) bertajuk “Lombok Sumbawa. Ini ikhtiar kita agar nantinya kita bisa menghadirkan Lombok Sumbawa Travel Fair yang terintegrasi. Satu wadah, tapi besar dan booming,” jelasnya.
Ia menambahkan rangkaian event juga akan berlangsung hingga akhir tahun, termasuk berbagai festival budaya, olahraga, dan pariwisata di seluruh kabupaten/kota di NTB. Melalui puluhan kegiatan tersebut, Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif menargetkan kunjungan wisatawan mencapai 2,5 juta orang sepanjang tahun 2026.

