Lombok Barat (Inside Lombok) – Ornamen sayap di Alun-Alun Giri Menang Park, Lombok Barat, yang sempat viral karena diduga roboh sebelum diresmikan, kembali dipasang pada Minggu (29/03) sore. Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang Perumahan dan Kawasan Permukiman (PUPRPKP) Lombok Barat menegaskan penurunan ornamen tersebut bukan karena roboh, melainkan bagian dari evaluasi teknis.
Proses pemasangan kembali ornamen sayap sebelah barat itu dilakukan oleh kontraktor menggunakan alat berat dan diawasi langsung oleh tim teknis Dinas PUPRPKP. Kepala Dinas PUPRPKP Lombok Barat, Lalu Ratnawi, menyebut penurunan sebelumnya dilakukan secara sengaja untuk memperbaiki tampilan agar lebih simetris.
“Bukan roboh, kemarin itu sengaja kita turunkan dulu biar simetris karena ada sedikit view-nya yang kurang simetris. Jadi, kita lakukan pembongkaran, kita pasang lagi biar simetris view-nya,” jelas Kepala Dinas PUPRPKP Lombok Barat, Lalu Ratnawi saat dimintai keterangan, akhir pekan kemarin.
Ia mengakui penurunan ornamen tersebut sebenarnya sudah dilakukan beberapa waktu lalu, namun baru menjadi perhatian publik dalam beberapa hari terakhir. Menurutnya, langkah itu merupakan bentuk pengawasan dari pihak dinas karena proyek tersebut masih dalam masa pengerjaan dan pemeliharaan, termasuk untuk memperkuat pondasi jaringan listrik yang akan mendukung sistem pencahayaan ornamen.
“Ini juga masih dalam tahap pemeliharaan. Jadi wajar kita evaluasi titik-titik mana yang kurang untuk segera ditata ulang. Ini bentuk pengawasan kami,” tegasnya.
Ratnawi juga menyampaikan akan ada perubahan skema warna ornamen tersebut dari dominasi abu-abu menjadi perpaduan warna putih dengan aksen gold (emas). Selain itu, pihaknya memastikan pengerjaan ornamen merupakan bagian dari satu paket proyek lanskap dan pencahayaan, dengan material yang telah diperiksa oleh tim teknis dan menggunakan plat besi berkualitas tinggi yang dikerjakan oleh pengrajin lokal.

