BerandaLombok TimurPencarian Guru Asal Masbagik yang Terseret Ombak di Tanjung Beloam Dihentikan Setelah...

Pencarian Guru Asal Masbagik yang Terseret Ombak di Tanjung Beloam Dihentikan Setelah Sepekan

Lombok Timur – Upaya pencarian terhadap Naufal (34), seorang guru asal Masbagik yang hilang setelah terseret ombak di Pantai Tanjung Beloam, Desa Sekaroh, Kecamatan Jerowaru, Lombok Timur, resmi dihentikan setelah berlangsung selama tujuh hari. Penghentian operasi dilakukan pada Senin (30/3/2026) sesuai prosedur standar pencarian dan pertolongan.

Koordinator Pos SAR Kayangan Lombok Timur, Muhamad Darwis, mengatakan tim gabungan telah melakukan seluruh upaya pencarian sejak hari pertama kejadian. Pencarian melibatkan Basarnas Mataram, TNI-Polri, BPBD, serta masyarakat setempat, namun hingga hari terakhir korban belum ditemukan.

“Seluruh upaya sudah kami lakukan bersama tim gabungan, baik penyisiran di pesisir pantai maupun pencarian di laut, tetapi korban belum ditemukan,” ujarnya, Senin (30/3/2026).

Darwis menjelaskan, penghentian operasi dilakukan sesuai standar operasional prosedur (SOP) yang menetapkan batas waktu pencarian selama tujuh hari. Meski operasi resmi dihentikan, pencarian dapat kembali dilakukan apabila ditemukan tanda-tanda keberadaan korban.

“Jika nantinya ada petunjuk seperti barang milik korban atau tanda lainnya, maka operasi SAR akan dibuka kembali,” jelasnya.

Selama proses pencarian, tim telah menyisir sepanjang Pantai Tanjung Beloam dan memperluas area hingga tujuh mil laut. Pencarian juga menggunakan drone thermal dengan jangkauan hingga lima kilometer, namun upaya tersebut belum membuahkan hasil. Cuaca dan kuatnya arus laut menjadi kendala utama, karena gelombang yang cukup tinggi menyulitkan penyisiran di perairan.

Peristiwa tersebut terjadi pada Selasa (24/3) sekitar pukul 14.00 WITA saat korban berlibur bersama keluarga. Naufal dilaporkan terseret ombak setelah berusaha menyelamatkan adiknya, Luqyana Kamaria (23), yang lebih dahulu dihantam gelombang di lokasi kejadian. Hingga saat ini, korban masih dinyatakan hilang.

- Advertisement -

Berita Populer