Mataram (Inside Lombok) – Badan Perencana Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Mataram mulai menyiapkan wadah khusus sampah plastik di lingkungan Kantor Wali Kota sebagai upaya memaksimalkan pengelolaan sampah, meski pembuangan ke TPA Kebon Kongok di Lombok Barat telah kembali normal.
Kepala Bappeda Kota Mataram, Lalu Bramantio Ganeru, mengatakan penyediaan fasilitas tersebut bertujuan mempermudah pemilahan sampah, khususnya botol plastik. Ia menyebutkan, selain di kantor, wadah serupa juga disiapkan dalam setiap kegiatan yang digelar Bappeda.
“Sering kali sampah kita biarkan dan tidak merasa jadi bagian tanggung jawab kita sama-sama. Makanya teman-teman Bappeda siapkan tempat sampah yang terpilah,” katanya.
Untuk tahap awal, penerapan tempat sampah khusus botol plastik difokuskan di lingkungan Bappeda Kota Mataram. Dalam setiap kegiatan, peserta diharapkan dapat membuang sampahnya sendiri ke wadah yang telah disediakan sehingga tidak sepenuhnya bergantung pada petugas kebersihan. “Selesai dikasih kotak, sampah kita urus sendiri. Kalau ada tempat bisa memudahkan pengelolanya,” ujarnya.
Ia menilai pemilahan sampah sejak awal akan mempermudah pengelolaan karena beberapa jenis sampah, seperti botol plastik, memiliki nilai jual. “Ada yang punya nilai. Makanya kita coba pilah dan mudahan ini menginspirasi kita semua,” katanya.
Sampah botol yang terkumpul dari setiap kegiatan akan disalurkan kepada pengepul, sementara wadah yang digunakan akan dimanfaatkan kembali. Ia menambahkan, biaya pembuatan wadah tersebut relatif terjangkau, sekitar Rp50 ribu per unit ukuran kecil. “Sangat mudah dan murah ini kalau kita buat sendiri juga bisa kalau untuk wadah di kegiatan ini,” ungkapnya.

