BerandaLombok TengahKemenhaj Loteng Bantah Isu Kenaikan Ongkos Haji di 2026

Kemenhaj Loteng Bantah Isu Kenaikan Ongkos Haji di 2026

Lombok Tengah (Inside Lombok) – Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Lombok Tengah (Loteng) membantah adanya kenaikan ongkos pemberangkatan calon jemaah haji (CJH) tahun 2026 meski muncul isu dampak kenaikan harga avtur akibat situasi di Timur Tengah. Pemerintah memastikan biaya tetap dan jadwal keberangkatan tidak berubah.

Kepala Kemenhaj Loteng, Lalu Syamsul Hadi, menegaskan bahwa kondisi global, termasuk konflik Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran, tidak memengaruhi biaya maupun jadwal keberangkatan jemaah haji tahun ini. “Tidak ada kenaikan (ongkos,” kata Samsul.

Ia menyebutkan, jumlah CJH asal Lotteng tahun ini mencapai 1.174 orang yang terbagi dalam empat kelompok terbang (kloter), terdiri dari dua kloter utuh dan dua kloter campuran. Seluruh jemaah, menurutnya, telah menyelesaikan proses pelunasan. “Semua sudah selesai (melunasi) tinggal pemberangkatan saja,” tegasnya.

Adapun jadwal keberangkatan telah ditetapkan secara bertahap, yakni Kloter 2 masuk Asrama Haji Mataram pada 22 April 2026 dan berangkat 23 April 2026 melalui Bandara Internasional Lombok. Kloter 7 masuk asrama 29 April dan berangkat 30 April, Kloter 12 (campuran) masuk 3 Mei dan berangkat 4 Mei, serta Kloter 15 masuk 9 Mei dan berangkat 10 Mei 2026. “InsyaAllah akan dilepas di Masjid Agung,” tegasnya.

Syamsul memastikan seluruh jadwal tersebut tidak akan mengalami perubahan. Ia juga mengimbau para CJH untuk mempersiapkan diri menjelang keberangkatan. “Tidak ada perubahan,” pungkasnya.

- Advertisement -

Berita Populer