25.5 C
Mataram
Jumat, 6 Februari 2026
BerandaLombok UtaraMajukan Pariwisata KLU, Dewan Dorong Pemda Perbanyak Event Tahunan

Majukan Pariwisata KLU, Dewan Dorong Pemda Perbanyak Event Tahunan

Lombok Utara (Inside Lombok) – DPRD Kabupaten Lombok Utara (KLU) mendorong pemerintah daerah (pemda) setempat agar memperbanyak event-event tahunan. Terlebih KLU dikenal dengan daerah yang memiliki destinasi wisata beragam dan Tiga Gili menjadi destinasi paling banyak dikunjungi wisatawan.

Lewat banyaknya event, maka tidak menutup kemungkinan pariwisata KLU semakin tumbuh dan mendatangkan banyak wisatawan. Anggota Komisi II DPRD KLU, Artadi mengatakan dari total 58 event di NTB pada 2025, Lombok Utara hanya mendapatkan dua event saja, yakni Gili Festival dan Maulid Adat.

Jumlah event itu jauh lebih sedikit dibandingkan daerah lain, seperti Kabupaten Lombok Tengah yang memiliki 14 event dan Kota Mataram dengan 13 event. Padahal sebelumnya KLU digadang-gadang akan ada empat event yang masuk kalender of event. “Sementara KLU ini daerah pariwisata harusnya dinas terkait atau Pemda lebih banyak membuat event untuk bisa menghadirkan para wisatawan ke KLU,” ujarnya, Kamis (13/2).

Artadi menilai minimnya event yang dilaksanakan di KLU menunjukkan bahwa kurangnya perhatian pemerintah terhadap pariwisata di KLU. Padahal KLU punya beberapa potensi-potensi pariwisata yang dapat mendatangkan wisatawan. “Apalagi ada bangunan di teluk nare maka harus lebih banyak event yg akan di agendakan di KLU,” terangnya.

Lebih lanjut, dikatakan ada beberapa destinasi wisata yang bisa masuk ke kalender vent. Kendati demikian untuk masuk pun butuh beberapa dan memiliki kriteria tersendiri. Pasalnya, event pariwisata memiliki dampak signifikan dalam meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan serta mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.

“Tempat sudah disiapkan, tinggal bagaimana bisa dimanfaatkan untuk event-event yang ada supaya menarik para wisatawan datang ke KLU. Karena semakin banyak event yang kita adakan, semakin banyak para wisatawan yang berkunjung ke KLU,” imbuhnya.

Sementara itu, untuk meningkatkan jumlah event di KLU, ada beberapa faktor penting yang harus diperhatikan. Diantaranya, pertama ada keunikan destinasi dan KLU sudah memiliki daya tarik wisata yang unik. Kedua, keaslian konsep Event, sehingga event yang digelar harus memiliki ciri khas tersendiri.

Selanjutnya, terkait dengan konsisten mempromosikan. Dimana pemkab Lombok Utara juga harus aktif melakukan pendekatan ke pihak terkait agar event KLU masuk dalam kalender resmi. Keempat, inovasi dan visi pemimpin – pemimpin daerah harus visioner dalam mengembangkan event. Serta dukungan komunitas atau keterlibatan masyarakat lokal dalam mensukseskan event sangat penting. “KLU ini daerah pariwisata harusnya dinas terkait atau Pemda lebih banyak membuat event untuk bisa menghadirkan para wisatawan kesini,” demikian. (dpi)

- Advertisement -

Berita Populer