25.5 C
Mataram
Jumat, 6 Februari 2026
BerandaLombok UtaraPuluhan Kelompok Nelayan di KLU akan Diberi Bantuan Peralatan

Puluhan Kelompok Nelayan di KLU akan Diberi Bantuan Peralatan

Lombok Utara (Inside Lombok) – Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKP3) KLU memberikan bantuan kepada kelompok nelayan di Kabupaten Lombok Utara (KLU) berupa peralatan tangkap serta dukungan pengolahan dan pemasaran hasil laut. Tahun 2025 ini sebanyak 28 kelompok mendapatkan bantuan tersebut, sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan nelayan.

Kepala DKP3 KLU, Tresnahadi mengatakan bantuan sejumlah peralatan kepada nelayang ini bersumber dari APBD murni tahun 2025 dengan total anggaran sekitar Rp1 miliar. Dengan harapan, ketika kondisi cuaca esktrem, para nelayan bisa tetap memiliki pendapatan. Terutama mereka yang hanya mengandalkan hasil pendapatan dari melaut saja.

“Total yang menerima itu sebanyak 28 kelompok nelayan, dari total penerima bantuan, 25 kelompok nelayan mendapatkan peralatan tangkap seperti sampan dan jaring. Sedangkan sisanya bergerak di bidang pengolahan dan pemasaran (Polaksar) menerima bantuan terkait pengolahan hasil tangkapan,” ujarnya, Kamis (13/2).

Dengan adanya bantuan ini, DKP3 KLU berharap dapat mendorong nelayan di Lombok Utara untuk lebih produktif dan mandiri. Melalui peningkatan hasil tangkapan yang lebih optimal serta perluasan jaringan pemasaran produk perikanan, diharapkan sektor perikanan lokal dapat tumbuh lebih berkembang dan semakin mengurangi ketergantungan pada bantuan eksternal.

“Upaya ini diharapkan tidak hanya meringankan beban nelayan, tetapi juga mendukung mereka untuk lebih berdaya dalam menghadapi perubahan iklim yang semakin tidak menentu, sekaligus membuka peluang lebih luas untuk pengelolaan hasil laut yang lebih efisien dan berkelanjutan,” terangnya.

Kendati demikian, di tahun 2025 ini untuk kelompok nelayan tidak menerima bantuan pangan. Karena bantuan pangan dari Cadangan Pangan Pemerintah diprioritaskan bagi petani, mengingat banyaknya petani yang terdampak cuaca ekstrem. Untuk itu, para nelayan diberikan peralatan dan dukungan pengelolaan hasil laut mereka. Tentunya ini memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi mereka.

“Bukan berarti kami mengabaikan kelompok nelayan. Selama dua tahun berturut-turut, mereka sudah menerima bantuan pangan. Tahun ini, kami memprioritaskan para petani yang mengalami kesulitan akibat cuaca ekstrem, dan dapat bantuan peralatan,” demikian. (dpi)

- Advertisement -

Berita Populer