31.5 C
Mataram
Jumat, 6 Februari 2026
BerandaKriminalDiduga Tebang Pohon di Lahan Orang, Mantan Wabup Loteng Dilaporkan ke Polisi

Diduga Tebang Pohon di Lahan Orang, Mantan Wabup Loteng Dilaporkan ke Polisi

Lombok Tengah (Inside Lombok) – Mantan Wakil Bupati Lombok Tengah (Loteng), Lalu Suprayatno alias Gede Derip bersama beberapa orang dilaporkan ke Polres Loteng atas dugaan penebangan puluhan pohon. Berdasarkan laporan yang diterima, pohon-pohon itu tumbuh di lahan basecamp milik Portir Indonesia.

Gede Derip bersama beberapa orang lainnya diduga menyerobot masuk tanpa izin dan menebang beberapa pohon yang tumbuh di lahan milik Portir Indonesia itu. Ketua Umum Portir Indonesia, Maya Yuliana mengatakan pihaknya melaporkan peristiwa penebang pohon itu ke Polres Loteng, Sabtu (15/2) lalu, sekitar pukul 08.30 Wita.

“Mereka merusak tanaman pohon hidup dan bibit tanaman yang dilakukan oleh Gede Derip, Mas Adit dan tiga orang lain yang saya tidak kenal,” ujarnya kepada Inside Lombok, Senin (17/2). Dikatakan, pihaknya merasa sangat kesal karena terjadi pengrusakan di lahan tersebut.

Pihak Portir Indonesia pun menyebut ada sekitar 20 pohon jenis mahoni, bodhi, flamboyan, alpukat, kersen, hingga kepundung yang ditebang. “Ada sekitar 1500 bibit tanaman dari jenis durian, nangka, flamboyan, ketapang kencana, mahoni, kelincung, kelengkeng, jambu mete,” imbuhnya.

Maya mengaku dengan kejadian perusakan tersebut pihaknya mengalami kerugian Rp250 juta. Pihaknya menduga pengrusakan dilakukan karena pohon yang mepet dengan rumah mewah mantan Wakil Bupati Loteng itu. “Katanya pohon itu membuat atap rumahnya rusak, padahal lebih tinggi rumahnya daripada pohon yang mereka tebang itu,” tegasnya.

Dikonfirmasi terpisah, Kasi Humas Polres Loteng, Iptu Brata Kusnadi menerangkan pihaknya telah menerima laporan kepolisian terkait kasus itu. Laporan itu pun akan segera ditindaklanjuti. “Sudah ada laporan yang kita terima. Kemudian kami dalam waktu dekat kana meminta keterangan pelaporan maupun pihak-pihak yang terlapor,” katanya. (fhr)

- Advertisement -

Berita Populer