Mataram (Inside Lombok) – Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Indah Dhamayanti Putri alias Dinda menegaskan bahwa dalam menjalankan roda pemerintahan di NTB tidak boleh ada perbedaan pandangan atau konflik kepentingan yang mengarah pada kebingungan. Dengan tegas, Dinda mengingatkan pentingnya keselarasan dalam setiap langkah kebijakan demi kemajuan daerah.
“Tidak boleh ada dua matahari dalam mengawal jalannya pemerintahan di NTB,” ungkapnya dalam Rapat Pimpinan (Rapim) yang digelar di Kantor Gubernur NTB, Senin (24/2). Dinda juga mengharapkan dukungan dari Sekda NTB serta seluruh perangkat daerah agar bersama-sama melayani masyarakat dan mewujudkan harapan pimpinan daerah.
Imbauan-imbauan Dinda disebut sebagai instruksi langsung dari Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal yang saat ini berada di Magelang, Jawa Tengah, mengikuti retret kepala daerah. Melalui Dinda, Iqbal menyampaikan agar penanganan infrastruktur di Bima, yang sempat terimbas banjir beberapa waktu lalu segera teratasi.
Gubernur juga mengingatkan agar pemerintah provinsi memastikan pemulihan fasilitas pendidikan dan kesehatan yang menjadi tanggung jawab daerah. “Permasalahan utama yang harus dipikirkan bukan hanya perbaikan infrastruktur yang rusak, tetapi juga bagaimana pola pikir dan kebiasaan masyarakat dalam mengelola kawasan agar lebih baik kedepannya,” ujar Dinda.
Lebih lanjut, Dinda juga menegaskan perlunya koordinasi antara Inspektorat dan Aparat Penegak Hukum untuk memastikan kewenangan dan proses pemeriksaan berjalan lancar. Tak hanya itu, Gubernur juga mengingatkan pentingnya pendataan aset Pemerintah Provinsi NTB, termasuk yang ada di tingkat kabupaten/kota.
Ia juga mengimbau agar setiap pemberitaan yang keluar dari perangkat daerah lebih terkoordinasi dengan baik oleh Diskominfotik, guna menghindari simpang siur informasi kepada publik. “Setiap pemberitaan harus dikoordinasikan dengan Diskominfotik agar tidak terjadi simpang siur dan tumpang tindih dalam penyampaian program,” imbuh Dinda.
Di akhir rapat, Dinda mengajak seluruh pejabat untuk bersatu dalam membangun NTB. Ia menekankan, “Saat ini, NTB sudah cukup dikenal di tingkat nasional melalui berbagai event dan pembangunan yang telah berjalan. Namun, ke depan, kami bersama Pak Iqbal dengan visi-misi Makmur Mendunia berharap NTB dapat menjadi lebih baik lagi,” tandasnya. (gil)

