Lombok Utara (Inside Lombok) – Rapat Paripurna Istimewa yang akan menjadi ajang pidato pertama Bupati dan Wakil Bupati Lombok Utara dijadwalkan akan berlangsung pada 4 Maret 2025 mendatang. Agenda penting ini semula direncanakan lebih awal, namun harus mengalami penundaan.
Penundaan ini dilakukan, menunggu Wakil Bupati Lombok Utara, Kusmalahadi yang menjalani retret bersama para kepala daerah di Akademi Militer, Magelang, Jawa Tengah. Retret ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan pasca pelantikan yang dipimpin langsung oleh Presiden Prabowo Subianto, yang dijadwalkan berlangsung dari tanggal 21 hingga 28 Februari 2025.
“Kami bersama Badan Musyawarah DPRD Lombok Utara memutuskan untuk menunggu sampai retret selesai, setelahnya melaksanakan rapat paripurna. Makanya kita jadwalkan pada 4 Maret,” ujar Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Lombok Utara, Hakamah, Kamis (27/2).
Rapat Paripurna Istimewa ini memiliki makna yang sangat penting, karena merupakan sebuah ketentuan baru yang diinstruksikan oleh Kementerian Dalam Negeri. Dalam rapat ini, Bupati dan Wakil Bupati akan menyampaikan pidato perdana mereka yang berisi program kerja serta visi dan misi untuk 100 hari kepemimpinan mereka. Pidato tersebut akan memberikan gambaran yang jelas mengenai arah pembangunan daerah di bawah kepemimpinan Najmul-Ahmad Kus.
“Melalui pidato ini, pemerintah maupun masyarakat dapat lebih memahami rencana-rencana pembangunan yang akan dilaksanakan sesuai dengan janji-janji kampanye kemarin,” tuturnya.
Sebagai bagian dari acara yang sangat penting ini, rapat paripurna istimewa akan dilakukan secara terbuka dan mengundang berbagai pihak yang terkait. Selain anggota DPRD, para kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), perwakilan partai politik, instansi vertikal, lembaga masyarakat, serta awak media juga diundang untuk hadir, guna menyaksikan langsung pidato perdana dari pasangan kepala daerah terpilih.
“Harapannya rapat paripurna besok menjadi momen penting. Jadi tidak hanya menyampaikan visi-misi saja, tetapi sebagai simbol awal dari kepemimpinan yang akan membawa perubahan dan pembangunan bagi Lombok Utara ke depan,” demikian. (dpi)

