Lombok Tengah (Inside Lombok) – Bupati Lombok Tengah (Loteng) menyampaikan komitmen dan visi-misi untuk melanjutkan pembangunan daerah dalam pidatonya pada Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), Senin (3/3) sore.
Bupati Loteng, Lalu Pathul Bahri menyoroti berbagai capaian tantangan serta visi ke depan untuk pembangunan dan menjadikan Kabupaten Loteng lebih maju dan sejahtera. “Kepercayaan dan amanah besar yang harus kami jalankan dengan penuh tanggung jawab. Kami tidak ingin sekadar melanjutkan apa yang sudah ada, tetapi juga melakukan lompatan besar demi kemajuan Loteng,” ujarnya di hadapan para hadirin.
Pathul membeberkan pencapaian selama periode kepemimpinannya, termasuk peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dari 66,72 naik jadi 71,19 serta penurunan angka kemiskinan ekstrem hingga 0,72 persen, menjadikan Loteng sebagai daerah dengan tingkat kemiskinan ekstrem terendah di NTB dan NTT.
“Kami sudah buktikan bahwa dengan kerja keras dan sinergi, kita bisa menekan angka kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Ini harus kita lanjutkan dan tingkatkan,” imbuhnya.
Dengan capaian tersebut Pathul juga menyadari tantangan yang masih harus dihadapi, seperti peredaran narkotika, pernikahan dini, dan pengelolaan sampah. “Jangan biarkan masalah ini terus berlarut. Pemerintah harus hadir dengan solusi nyata, dan kami siap untuk itu,” katanya.
Dalam kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati mendatang, ia menegaskan pemerintah daerah akan berfokus pada pembangunan berbasis konsep Masmirah (Mandiri, Berdaya Saing, Sejahtera, dan Harmonis). “Kami ingin memastikan bahwa setiap program benar-benar berdampak langsung bagi masyarakat. Pendidikan, kesehatan, dan ekonomi akan menjadi prioritas utama,” ucapnya.
Pathul Bahri juga menegaskan bahwa pembangunan di Loteng harus merata dan tidak hanya terpusat di wilayah perkotaan. “Kita ingin setiap desa berkembang. Infrastruktur yang baik, layanan kesehatan yang memadai, serta pendidikan berkualitas harus bisa dirasakan oleh semua warga, tidak peduli di mana mereka tinggal,” tambahnya.
Pathul mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berkolaborasi dalam mewujudkan visi pembangunan Loteng Masmirah. “Kami tidak bisa bekerja sendiri. Mari kita bersama-sama menjadikan Loteng lebih maju, lebih sejahtera, dan lebih berdaya saing. Dengan kebersamaan, tidak ada yang tidak mungkin,” tandasnya. (fhr)

