Lombok Timur (Inside Lombok) – Bupati Lombok Timur (Lotim), Haerul Warisin alias Haji Iron memastikan bahwa mutasi pejabat di lingkungan pemerintah daerah akan segera dilakukan. Langkah ini bukan sekadar perombakan jabatan, tetapi juga sebagai strategi untuk mengoptimalkan potensi aparatur sipil negara (ASN) di daerah tersebut.
Haerul menegaskan mutasi merupakan bagian dari evaluasi kinerja ASN. Ia menilai rotasi jabatan justru dapat menjadi kesempatan bagi pegawai untuk menunjukkan kemampuan dan profesionalismenya dalam menjalankan tugas. ” Jangan sampai ada yang merasa takut. Justru ini kesempatan untuk membuktikan diri di tempat yang baru,” ujarnya di ruang kerjanya, Senin (03/03/2025).
Pernyataan ini menjawab berbagai spekulasi yang berkembang di kalangan pegawai pemerintah daerah terkait kemungkinan adanya pergeseran besar-besaran pasca dirinya menjabat sebagai bupati.
Meski telah memastikan akan melakukan mutasi dalam waktu dekat, Bupati Haerul Warisin enggan menyebutkan jadwal pastinya. Saat ditanya mengenai kapan rotasi akan dilakukan, ia hanya memberikan jawaban singkat. “Nanti akan ada waktunya, biarkan menjadi rahasia saya dulu,” ujarnya.
Sikap tertutup ini memunculkan berbagai spekulasi di kalangan pejabat dan ASN. Banyak yang memperkirakan bahwa mutasi akan dilakukan dalam beberapa minggu ke depan sebagai bagian dari strategi penyegaran organisasi pemerintahan.
Di sisi lain, Haerul Warisin juga menegaskan bahwa pemerintah daerah saat ini masih fokus pada upaya menekan inflasi menjelang Idulfitri. “Saat ini yang menjadi perhatian utama adalah bagaimana mengantisipasi lonjakan harga kebutuhan pokok menjelang hari raya,” tambahnya.
Pemerintah daerah berencana mengambil langkah-langkah strategis untuk menjaga stabilitas harga dan daya beli masyarakat, mengingat kenaikan harga bahan pokok sering menjadi tantangan menjelang perayaan Idulfitri. (den)

