Lombok Tengah (Inside Lombok) – Selama Ramadan ini program makan bergizi gratis (MBG) di dua desa di Kecamatan Jonggat, Lombok Tengah (Loteng) tetap berjalan. Meski begitu, dilakukan penyesuaian terkait menu makanan dan jam sekolah.
“MBG tetap berjalan tapi beberapa hari, karena sekolah libur di awal dan diakhir. Mungkin sekitar 12 hari atau sekitar dua minggu,” ujar penanggung jawab dapur MGB, Alamiyah.
Dikatakan, menu makanan bergizi gratis yang akan diterima siswa sedikit berbeda dengan menu yang diterima seperti hari sekolah biasanya. “Menu Ramadan ini makanan kering seperti roti, buah, kurma dan susu dan telur bergantian,” imbuhnya.
Selain itu menu yang akan disajikan untuk para siswa adalah olahan dari bahan lokal seperti singkong yang diolah menjadi roti yang bisa menarik minat anak-anak untuk mengkonsumsi. “Menu yang disajikan ini bisa berjalan pada bulan Ramdhan, tentunya memenuhi standar gizi,” imbuhnya.
Sementara waktu pendistribusiannya kepada para siswa yakni pada jam sekolah, nantinya makanan yang dibagikan akan menggunakan paper bag. “Nanti paperbag nyabakan diberikan hari pertama, kemudian besok dibawa ke sekolah lagi untuk ditukar dengan yang ada isinya,” imbuhnya.
Ditegaskan, memang karena tidak ada kaitannya dengan jam makan karena puasa, makanan akan di salurkan saat para siswa masih berada di sekolah. “Lebih pagi memang lebih baik, makanannya kita siapkan, baru kita salurkan,” tandasnya. (fhr)

