Mataram (Inside Lombok) – Pemprov NTB memastikan stok pangan akan mencukupi hingga perayaan Idulfitri 1446 H dan panen raya yang diperkirakan akan berlangsung pada April 2025. Kepala Dinas Ketahanan Pangan NTB, A. Azis menyampaikan bahwa cadangan beras yang ada saat ini cukup untuk memenuhi kebutuhan pangan masyarakat NTB.
“Saat ini, cadangan beras Provinsi NTB mencapai 97 ton. Jumlah ini diperkirakan cukup untuk mengamankan kebutuhan pangan hingga dua bulan mendatang. Namun, jika digabungkan dengan stok dari 10 kabupaten/kota, jumlahnya akan menjadi 287 ton,” ujar Azis, Rabu (5/3).
Azis juga menambahkan bahwa pemerintah belum merencanakan untuk mendistribusikan bantuan sosial (bansos) pangan pada tahap ini. Hal ini disebabkan karena tidak adanya bencana alam atau kondisi darurat yang mengganggu pendapatan masyarakat.
“Saat ini, tidak ada kendala yang signifikan, jadi kami tidak merencanakan pemberian bansos pangan. Namun, jika diperlukan, dan ada permohonan, kami siap mengeluarkan bantuan sesuai dengan situasi yang ada,” ungkapnya.
Pemprov NTB berharap agar stok pangan yang tersedia dapat mencukupi kebutuhan masyarakat hingga panen raya mendatang, sekaligus memastikan ketahanan pangan tetap stabil selama masa perayaan Idulfitri dan seterusnya.
“Kami juga mengimbau masyarakat agar tidak panik dalam menghadapi bulan-bulan mendatang. Pangan di NTB relatif aman, dan kami terus memantau perkembangan serta distribusi pangan di daerah-daerah,” tambah Azis.
Selain itu, Azis menyampaikan bahwa Pemprov NTB juga terus berkoordinasi dengan pihak terkait, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota, untuk memastikan kelancaran distribusi pangan ke seluruh wilayah. Dalam upaya mendukung ketahanan pangan jangka panjang, pemerintah juga memperkuat program-program pertanian dan perikanan untuk menciptakan ketersediaan pangan yang berkelanjutan. (gil)

