Lombok Barat (Inside Lombok) – Sampai saat ini masih banyak ruas jalan di Lombok Barat (Lobar) gelap gulita hingga dikeluhkan masyarakat. Sayangnya, Pemda Lobar pun tidak memiliki anggaran untuk pengadaan penerangan jalan umum (PJU).
“Kalau (anggaran) untuk pemeliharaan tetap ada, tapi pengadaan yang tidak ada,” ungkap Plt Kadis Dishub Lobar, Fathurrahman saat dimintai keterangan. Di sisi lain, pihaknya mengakui pengadaan PJU dari program KPBU-PJU yang digembar-gemborkan Pemda Lobar sejak masa pemerintahan Bupati Fauzan Khalid hingga saat ini belum ada kejelasan. “Dari KPBU belum ada informasinya,” imbuh dia.
Kondisi ini pun membuat pupus harapan para pengelola desa wisata yang selama ini membutuhkan pengadaan PJU untuk menunjang aktivitas wisatawan, termasuk turis kapal pesiar yang beberapa waktu lalu, kapalnya sudah mulai ada yang menginap di Pelabuhan Gili Mas. “Kalau untuk pengadaan, hanya ada pokir saja satu dari pak Ketua DPRD, untuk wilayah Tanak Beak, Narmada,” bebernya.
Dijabarkan, anggaran pengadaan PJU dari Ketua DPRD Lobar, Lalu Ivan Indaryadi angkanya disebut sekitar Rp200 juta, yang mencakup perencanaan, pengawasan, kemudian honorarium juga. “Kalau anggaran pemeliharaan itu Rp98 juta di APBD murni, sama yang di triwulan 4 ada Rp12 juta,” jelasnya.
Saat disinggung apakah ada kemungkinan anggaran untuk pemeliharaan PJU yang sudah ada di Lobar ini terdampak efisiensi anggaran, pihaknya mengaku belum bisa memastikan. “Nah kita belum tahu, karena efisiensi kan masih tahap pembahasan sekarang. Jadi di pusat maupun di daerah belum final. Masih dalam proses semua efisiensinya,” beber dia.
Pihaknya pun berharap agar Lalu Ahmad Zaini selaku Bupati Lobar yang baru saja dilantik bisa memberikan perhatian serius terkait persoalan ini. Karena data dari Jasa Raharja, bahwa penyebab kecelakaan tertinggi di Lobar, selain karena kondisi jalan yang rusak, adalah karena minimnya PJU. “Harapan kita sih, dengan adanya pemimpin baru agar tiga hal tadi, masalah lampu jalan, kemudian masalah sampah dan masalah jalan raya, bisa lebih diperhatikan,” harapnya. (yud)

