26.5 C
Mataram
Sabtu, 7 Februari 2026
BerandaLombok UtaraGerakan Pangan Murah di KLU Diserbu Masyarakat, Langkah Pemkab Tekan Inflasi

Gerakan Pangan Murah di KLU Diserbu Masyarakat, Langkah Pemkab Tekan Inflasi

Lombok Utara (Inside Lombok) – Gerakan Pangan Murah (GPM) di Kabupaten Lombok Utara (KLU) selama Ramadan diserbu masyarakat. Beberapa komoditi yang tersedia habis terjual, terutama minyak goreng dan beras SPHP (Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan) dengan harga terjangkau.

Bupati KLU, Najmul Akhyar menyebutkan pelaksanaan GPM yang dimulai pada Kamis (13/3) pagi akan dilakukan di semua kecamatan. Pemerintah berupaya semaksimal mungkin untuk diadakan sesering mungkin, kegiatan ini menjadi salah satu cara pemkab menjawab kondisi yang sedang dihadapi oleh masyarakat. Apalagi melihat antusias masyarakat dengan adanya kegiatan GPM ini selama Ramadan.

“Pertama bulan Ramadan ini sampai selesai di setiap kecamatan nanti kita berkeliling. Kita akan upayakan sebanyak mungkin mengadakan agenda seperti ini,” ujarnya, Rabu (13/3). Untuk dari segi harga sama dengan harga pasar. Hanya saja ada subsidi yang diberikan oleh pemerintah pada komoditi yang dijual, sehingga harganya lebih murah dan dapat dijangkau oleh masyarakat. “Untuk itu subsidi ini diberikan supaya harga pasar tidak terganggu, tetapi masyarakat mendapatkan harga lebih murah,” ucapnya.

Kegiatan ini merupakan langkah pemerintah Kabupaten Lombok Utara dalam menekan lonjakan inflasi. Mengingat, sejumlah harga biasanya mengalami kenaikan selama bulan suci Ramadhan. Seperti harga beras, cabe, telur, bawang merah, bawang putih dan minyak goreng.

“Betul itu yang sedang kita lakukan menekan inflasi. Efisiensi yang dilakukan pemerintah juga pasti berpengaruh terhadap masyarakat. Ini salah satu cara kita menekan akibat daripada efisiensi-efisiensi yang dilakukan dan dampaknya terkena masyarakat kita,” jelasnya.

Ditambahkan, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Pertanian Dan Perikanan (DKP3) Lombok Utara, Tresnahadi mengatakan, pihaknya akan semakin sering melaksanakan kegiatan GPM ini, karena kegiatan ini bertujuan untuk membantu masyarakat, memberikan harga yang lebih murah. Tentu juga tujuannya menekan inflasi, agar harga pangan tidak terus menerus mengalami kenaikan

“Hari ini jadwalnya di Tanjung, Senin di Kantor Camat Pemenang, Selasa Lapangan Gondang, Rabu Kantor Camat Kayangan dan Kamis di Lapangan Anyar Kecamatan Bayan,” ujarnya.

Sementara itu, harga jual sejumlah komoditi yang ada diantaranya untuk beras SPHP penyedianya mitra Bulog dijual dengan harga Rp60.000 per 5 kg dan siapkan sebanyak 5 ton. Beras medium dengan harga Rp13.000/kg dengan disiapkan sebanyak 2 ton. Bawang merah Rp37.000/kg dan disiapkan sebanyak 50 kg dan bawang putih Rp40.000/kg dan disiapkan sebanyak 20kg, cabe rawit Rp75 ribu/kg yang mana disiapkan sebanyak 50 kg. Selanjutnya telur seharga Rp53.000/terai dengan 300 terai disiapkan, gula pasir lokal seharga Rp17.500/kg dan disiapkan sebanyak 50 kg. Kemudian minyak goreng kemasan sederhana dengan harga Rp17.000/liter dan disiapkan sebanyak 10 dus.

“Kita lihat hari ini sangat antusias masyarakat untuk berbelanja. Jadi kedepannya kita akan lebih disempurnakan lagi pelaksanaan kegiatan ini, terutama terkait dengan masalah antrean,” demikian. (dpi)

- Advertisement -

Berita Populer