Lombok Barat (Inside Lombok) – Bupati Lombok Barat (Lobar), Lalu Ahmad Zaini (LAZ) mengatakan pemerintah daerah berencana membagi zona di wilayah Sekotong, menjadi zona pertambangan dan zona wilayah pariwisata. Pasalnya, pihaknya melihat kawasan Sekotong memiliki potensi alam yang luar biasa, dengan dua potensi tersebut.
LAZ menyebut potensi-potensi ini harus dikelola dengan baik dan maksimal, agar dapat membawa kesejahteraan bagi masyarakat Lobar, khususnya Sekotong. Namun terkait dengan kemungkinan pembagian wilayahnya untuk menjadi zona pertambangan, nantinya akan dilakukan kajian mendalam terlebih dahulu oleh para ahli.
Ia juga menyoroti tambang ilegal yang ada di wilayah tersebut, akan coba dikaji untuk menjadi legal. Tentunya dengan tetap mengacu pada peraturan perundang-undangan yang berlaku. Antara lain dengan lebih dahulu melakukan kajian mendalam terkait perizinan dari kementerian, agar tidak menimbulkan persoalan.
“Segala potensi yang ada akan dikelola dengan maksimal untuk kesejahteraan masyarakat Lobar, khususnya sekotong. Nantinya akan dibagi klaster tambang dan klaster pariwisata, tentunya dengan kajian mendalam,” terangnya saat menghadiri Safari Ramadan di Sekotong beberapa waktu lalu.
LAZ mengaku bersama Wakil Bupati Lobar, Nurul Adha terus berkomitmen melakukan percepatan pembangunan di Lobar. Bahkan dirinya mengajak semua jajarannya untuk berlari cepat. Hal ini diperlukan agar ada perubahan mendasar di Lobar dan masyarakat menjadi sejahtera.
“Mari kita bersatu dan bergandengan tangan untuk bersama-sama melakukan perubahan. Agar cita-cita pembangunan dapat terwujud, yaitu Lombok Barat maju, mandiri dan Berkeadilan,” pesannya. Hal ini juga sebagai salah upaya pihaknya untuk dapat mewujudkan program sejahtera dari desa. (yud)

