26.5 C
Mataram
Jumat, 30 Januari 2026
BerandaLombok TimurAntisipasi Lonjakan Harga Jelang Lebaran, Pemkab Lotim Salurkan 237 Ribu Paket Sembako

Antisipasi Lonjakan Harga Jelang Lebaran, Pemkab Lotim Salurkan 237 Ribu Paket Sembako

Lombok Timur (Inside Lombok) – Menyikapi potensi lonjakan harga bahan pokok selama Ramadan dan menjelang Idulfitri, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lombok Timur (Lotim) menyalurkan 237 ribu paket sembako kepada masyarakat. Langkah ini diambil untuk menjaga stabilitas harga dan meringankan beban ekonomi warga.

Sekretaris Daerah (Sekda) Lotim, M. Juaini Taofik menjelaskan kebijakan ini bertujuan untuk mengendalikan Indeks Perkembangan Harga (IPH) yang sempat meningkat tajam pada Maret lalu, mencapai angka 7,98. Menurutnya, lonjakan IPH tersebut berpotensi mempengaruhi ketersediaan barang pokok di desa dan kelurahan.

“Distribusi sembako ini merupakan langkah antisipatif untuk mencegah lonjakan harga yang lebih tinggi. Dengan jumlah paket yang mencapai 237 ribu, kami berharap bisa menjaga keseimbangan pasokan dan permintaan di pasar,” ujar Juaini dalam laporannya, Senin (17/3).

Kebijakan ini juga telah sejalan dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 70 Tahun 2020 yang mengatur pengendalian barang kebutuhan pokok di tingkat agen dan pasar rakyat. Pendistribusian sembako akan dilakukan melalui kantor desa dan kelurahan guna memastikan tepat sasaran dan akuntabilitas. “Kami meminta para camat, kepala desa, dan lurah untuk memastikan bantuan ini benar-benar diterima oleh masyarakat yang membutuhkan,” tambahnya.

Sementara itu, Bupati Lotim, Haerul Warisin menegaskan penyaluran sembako ini juga bertujuan untuk menekan laju inflasi di daerah tersebut. Menurutnya, inflasi yang tinggi dapat mengurangi daya beli masyarakat dan berimbas pada konsumsi harian mereka.

“Jika harga bahan pokok naik, masyarakat yang biasanya membeli 10 kilogram beras mungkin hanya mampu membeli lima kilogram. Begitu pula dengan pola konsumsi harian yang bisa berkurang dari tiga kali makan menjadi dua kali sehari,” jelasnya.

Pemkab Lotim memilih Ramadan untuk pendistribusian sembako karena lonjakan harga sering terjadi di periode ini, terutama menjelang Idulfitri. Selain membantu meringankan beban masyarakat, bantuan ini juga diharapkan dapat mendukung mereka dalam menunaikan kewajiban membayar zakat fitrah. (den)

- Advertisement -

Berita Populer