31.5 C
Mataram
Jumat, 30 Januari 2026
BerandaBerita UtamaSempat Viral Bapak Aniaya Anak di Loteng, Ternyata Gegara Uang Titipan Dipakai...

Sempat Viral Bapak Aniaya Anak di Loteng, Ternyata Gegara Uang Titipan Dipakai Beli Kembang Api

Lombok Tengah (Inside Lombok) – Satuan Reserse Kriminal Polres Lombok Tengah (Loteng) mengungkap motif seorang ayah inisial F asal Desa Gemel, Kecamatan Jonggat, tega menganiaya anaknya sendiri yang baru berusia 10 tahun. Parahnya, penganiayaan itu dilakukan dengan menggunakan sajam hingga anaknya terluka.

“Kronologinya berawal ketika tersangka menitipkan uang sisa pembayaran daging kepada korban sebesar Rp100 ribu untuk diberikan kepada saudara A,” ujar Kasat Reskrim Polres Loteng, Iptu Luk Luk Il Maqnun, Rabu (19/3).

Diketahui, F membeli sejumlah daging di A. Lantaran ada sisa pembayaran daging yang belum dilunasi, A kemudian menanyakan hal itu ke F, yang kemudian dijawab dengan informasi bahwa sisa uang pembayaran telah dititipkan F ke anaknya. Belakangan, uang tersebut tidak kunjung diterima A.

“Kemudian tersangka menanyakan kepada korban ke mana sisa uang tersebut. Tersangka kemudian memeriksa saku celana korban dan menemukan uang sebesar Rp80 ribu,” ungkap Luk Luk.

Korban pun mengaku uang yang dititipkan untuk sisa pembayaran daging itu sudah digunakan Rp20 ribu untuk membeli kembang api. “Mengetahui hal tersebut tersangka emosi dan langsung menganiaya korban menggunakan gagang sapu,” katanya.

Tidak sampai di situ, tersangka lanjut menganiaya korban menggunakan senjata tajam yang diarahkan ke kepala korban kemudian ditepis menggunakan tangannya hingga menyebabkan luka di kedua tangan korban.

Kasat Reskrim Polres Loteng, Iptu Luk Lukil Maqnun menerangkan saat ini F sudah ditetapkan tersangka. Sebelumnya pihak kepolisian sudah melakukan serangkaian penyelidikan dan pemeriksaan para saksi juga hasil visum dari kedokteran. “Akibat penganiayaan tersebut korban langsung dilarikan ke Puskesmas Puyung untuk dilakukan perawatan medis, sementara itu tersangka langsung diamankan oleh warga,” terangnya. (fhr)

- Advertisement -

Berita Populer