Lombok Tengah (Inside Lombok) – Polres Kabupaten Lombok Tengah (Loteng) menerjunkan ratusan personel gabungan serta stakeholder untuk amankan Hari Raya Idulfitri 1446 Hijriah dan arus mudik. Ada 160 personel gabungan TNI-Polri yang tergabung dalam Operasi Ketupat Rinjani 2025.
Kapolres Loteng, AKBP Iwan Hidayat, Kamis (20/3) usai apel gelar pasukan mengatakan pihaknya juga akan dibantu oleh instansi terkait seperti Dishub, Pol-PP dan Dinas Kesehatan untuk membantu memaksimalkan pengamanan selama operasi berlangsung. Para personel tersebut nantinya akan ditempatkan di lima pos yang terdiri dari satu pelayan, satu pos terpadu dan tiga pos pengamanan.
“Pos pengamanan maupun pos pelayanan ini siap 24 jam untuk membantu memberikan pelayanan maupun pengamanan aktivitas masyarakat cenderung lebih meningkat mendekati hari lebaran,” katanya.
Iwan juga menerangkan bahwa puncak arus mudik lebaran diprediksi akan terjadi pada jumat (28/3). “Untuk puncak arus mudik diperkirakan tanggal 28 Maret, itu dikarenakan hari pertama cuti bersama disusul libur hari raya nyepi,” terangnya.
Pihaknya menghimbau kepada warga yang hendak meninggalkan rumah saat mudik untuk dapat melapor kepada Bhabinkamtibmas maupun kepada RT/RW setempat. “Kalau akan meninggalkan rumah makan segera melapor ke Bhabinkamtibmas supaya dapat dilakukan patroli untuk mencegah terjadinya aksi kriminalitas,” tandasnya. (fhr)

