24.5 C
Mataram
Senin, 2 Februari 2026
BerandaDaerahNTBPolda NTB Siapkan Pengamanan Arus Mudik dan Balik Lebaran, Fokus pada Titik...

Polda NTB Siapkan Pengamanan Arus Mudik dan Balik Lebaran, Fokus pada Titik Rawan Kepadatan

Mataram (Inside Lombok) – Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda NTB telah mempersiapkan langkah-langkah pengamanan untuk arus mudik dan balik Lebaran 2025. Beberapa titik rawan kemacetan telah dipetakan, terutama di kawasan pelabuhan yang menjadi pusat pergerakan kendaraan.

“Masalah utama yang kami antisipasi adalah kepadatan dan kemacetan, khususnya di pelabuhan,” ujar Dirlantas Polda NTB, Kombes Pol Romadhoni Sutardjo, (21/3). Di NTB, dua pelabuhan utama yang berpotensi memicu kepadatan arus mudik adalah Pelabuhan Lembar di Lombok Barat dan Pelabuhan Kayangan di Lombok Timur. “Karena itu, kami akan mendirikan Pos Mudik dan Pos Pelayanan di setiap pelabuhan,” tambahnya.

Selain di pelabuhan, pos pelayanan juga akan didirikan di sejumlah titik lain yang menjadi pusat keramaian, seperti mall dan beberapa ruas jalan utama yang menghubungkan Kota Mataram hingga wilayah Sape, Bima. “Pos pelayanan ini akan digunakan sebagai tempat beristirahat bagi pemudik yang menempuh perjalanan jauh,” jelasnya. Setiap Satlantas di jajaran Polres diwajibkan untuk mendirikan minimal dua pos pelayanan.

Untuk mengurangi kepadatan di pelabuhan, pihaknya juga akan membatasi waktu operasional truk pengangkut barang. Truk hanya diperbolehkan menyeberang antara pukul 23.00 Wita hingga pukul 06.00 Wita. “Keputusan ini sudah tertuang dalam Surat Keputusan Bersama (SKB) dengan Pemprov NTB,” tambah Romadhoni.

Tak hanya di pelabuhan, pengaturan operasional truk pengangkut material seperti pasir juga akan diberlakukan. Truk tersebut hanya dapat beroperasi pada malam hari, mulai pukul 23.00 Wita hingga pukul 06.00 Wita, untuk menghindari penambahan kemacetan.

Romadhoni juga mengimbau masyarakat untuk menggunakan transportasi umum selama mudik, daripada menggunakan kendaraan pribadi. “Menggunakan angkutan umum saat mudik lebih aman dan dapat mengurangi volume kendaraan di jalan, terutama saat antre,” pungkasnya. (gil)

- Advertisement -

Berita Populer