30.5 C
Mataram
Sabtu, 31 Januari 2026
BerandaLombok UtaraDinkes KLU Siagakan Pelayanan Faskes Selama Libur Lebaran

Dinkes KLU Siagakan Pelayanan Faskes Selama Libur Lebaran

Lombok Utara (Inside Lombok) – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Lombok Utara (KLU) memastikan kesiapan penuh dalam memberikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat maupun pemudik selama libur lebaran. Meskipun tidak ada posko pelayanan khusus yang didirikan untuk pemudik, seluruh fasilitas kesehatan seperti puskesmas dan rumah sakit tetap beroperasi dengan jadwal piket yang telah diatur.

“Pelayanan kesehatan di puskesmas dan rumah sakit tetap berjalan normal selama libur Lebaran. Kami tidak mendirikan posko khusus, tetapi tim khusus Pelayanan Gawat Darurat (PSC) akan bersiaga H-2 jelang Lebaran dan pasca-Lebaran,” ujar Plt. Kepala Dinkes KLU, Lalu Bahrudin, Senin (24/3).

Tim PSC ini akan berkolaborasi dengan Polres, Polsek, dan Dinas Perhubungan untuk memberikan respons cepat terhadap kejadian gawat darurat. Sehingga para pemudik maupun masyarakat tidak perlu khawatir, karena pelayanan kesehatan akan tetap tersedia di puskesmas dan rumah sakit.

“Artinya bagi pemudik pemudik atau mungkin orang yang rekreasi (liburan, Red) pasca lebaran itu tetap akan ditangani secara kesehatannya oleh teman-teman di Puskesmas dan rumah sakit,” terangnya.

Untuk jam kerja petugas kesehatan telah diatur dengan sistem piket, memastikan ketersediaan tenaga medis selama 24 jam. Meskipun poli rawat jalan tutup selama libur Lebaran, Instalasi Gawat Darurat (IGD) tetap buka di puskesmas dan rumah sakit.

“Dokter spesialis juga siaga dan siap dipanggil jika ada kasus gawat darurat yang membutuhkan penanganan khusus. Dokter umum yang bertugas di IGD akan selalu berkonsultasi dengan dokter spesialis jika diperlukan,” jelasnya.

Pada hari H Lebaran, jumlah petugas kesehatan di puskesmas dan rumah sakit mungkin akan sedikit berkurang. Namun, pelayanan akan kembali normal setelah itu sesuai dengan jadwal piket yang telah ditetapkan oleh direktur rumah sakit dan kepala puskesmas. “Kita tugaskan teman-teman yang non muslim ketika hari H lebarannya. Tapi setelah itu normal kembali,” ucapnya.

Selain itu, Dinkes KLU juga mengantisipasi potensi peningkatan aktivitas masyarakat selama pawai takbir, yang dapat meningkatkan risiko kecelakaan. Di mana puskesmas di setiap kecamatan, seperti Puskesmas Pemenang, akan menyiagakan tim keliling untuk memberikan pertolongan pertama, jika terjadi kecelakaan.

Selanjutnya, di tingkat kabupaten, tim PSC Dinas Kesehatan akan bekerja sama dengan rumah sakit untuk menangani kejadian gawat darurat selama pawai takbir. “Kami telah menyiapkan sarana, sumber daya, dan obat-obatan yang diperlukan. Kesiapan ini merupakan bagian dari rutinitas kami setiap Lebaran dan kegiatan lainnya,” tuturnya.

Dengan kesiapan ini, Dinkes KLU berharap dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi para pemudik dan wisatawan selama merayakan Idulfitri di Lombok Utara. “Karena ini sudah rutin dilakukan setiap lebaran, jadi kita sudah siap,” pungkasnya. (dpi)

- Advertisement -

Berita Populer