24.5 C
Mataram
Minggu, 1 Februari 2026
BerandaDaerahDua Sopir Bus di Terminal Mandalika Positif Narkoba, Beralasan Supaya Tetap Segar

Dua Sopir Bus di Terminal Mandalika Positif Narkoba, Beralasan Supaya Tetap Segar

Mataram (Inside Lombok) – Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Mataram melakukan pemeriksaan dini kepada sopir dan kenek bus antarkota di Terminal Mandalika, Rabu (27/3). Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa dua sopir bus positif menggunakan narkoba jenis sabu.

“Kami sekarang tengah melakukan pemeriksaan lebih mendalam,” ungkap Kepala BNN Kota Mataram, Kombes Pol Yuanita Amelia Sari. Menurutnya, kedua sopir tersebut mengaku menggunakan sabu agar bisa begadang saat mengendarai bus. “Sabu memang membuat pemakainya menjadi kuat melek, meskipun setelah efek selesai akan membuat tubuh lemas seketika,” lanjutnya.

BNN Kota Mataram akan menindak tegas kedua sopir tersebut. Mereka tidak boleh melakukan perjalanan hingga batas waktu yang belum ditentukan. Selain itu, BNN Kota Mataram juga akan melakukan asesmen kepada kedua pengguna shabu-shabu tersebut di Kantor BNN Kota Mataram. “Kami akan melakukan pengembangan, penggeledahan menyangkut badan dan tas, serta mendalami soal dari mana kedua orang tersebut mendapatkan sabu,” kata Yuanita.

Informasi awal menunjukkan bahwa kedua sopir tersebut mendapatkan sabu dari Bima. BNN Kota Mataram akan terus melakukan tes urin hingga puncak mudik dan arus balik. “Tes urin akan terlaksana hingga puncak mudik dan arus balik,” tandas Yuanita.

Ditambahkan, Kepala Satresnarkoba Polresta Mataram, AKP I Gusti Ngurah Bagus Suputra mengatakan dengan melakukan pendeteksian dini, diharapkan dapat mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas yang disebabkan oleh penggunaan narkoba oleh sopir bus. Selain itu, langkah ini juga bertujuan untuk memastikan bahwa sopir bus yang beroperasi di wilayah Mataram dalam keadaan sehat dan tidak terpengaruh oleh narkoba.

“Kami akan terus melakukan pengawasan dan pemeriksaan terhadap sopir bus yang beroperasi di wilayah Mataram, untuk memastikan bahwa mereka tidak menggunakan narkoba,” tambah Gusti. (gil)

- Advertisement -

Berita Populer