Lombok Barat (Inside Lombok) – Keberadaan jembatan timbang dinilai harus dimanfaatkan secara optimal. Hal tersebut diperlukan untuk mengantisipasi oknum sopir-sopir nakal yang kerap mencari jalan alternatif untuk menghindari jembatan timbang, namun malah merugikan daerah lantaran memicu kerusakan jalan.
Kondisi ini menjadi sorotan seperti di wilayah Lombok Barat (Lobar), di mana banyak kendaraan dengan muatan berat seperti hasil galian c dan kendaraan barang yang menghindari jembatan timbang yang ada di Gerimak. Kendaraan itu biasanya akan melalui jalur alternatif dari Desa Dasan Tereng menuju Bengkel hingga menyebabkan kerusakan di beberapa ruas jalan kabupaten yang baru saja dibangun.
Menanggapi kondisi itu, Plt Kadishub Lobar, Fathurrahman saat ditemui di kantornya beberapa waktu lalu menegaskan pihaknya akan melakukan pengawasan. Koordinasi dengan Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) pun sudah dilakukan, untuk bersama-sama melakukan pengawasan.
Pihaknya mengharapkan jangan ada oknum sopir dan pengusaha nakal justru memanfaatkan kelengahan pengawasan, padahal berat angkutan muatan mereka belum tentu sesuai standar yang seharusnya untuk jalan kabupaten. “Saya kemarin sudah minta ke BPTD untuk melakukan pengawasan di sana. Nanti kita kerjasama dengan BPTD,” terangnya.
Sementara itu, Kadis PU-TR Lobar, Lalu Winengan juga meminta Dishub untuk tegas dalam menyikapi hal ini. Terlebih, ruas jalan Merembu-Bengkel yang sudah bertahun-tahun rusak dan baru saja diperbaiki tahun lalu, kini sudah mulai terlihat kerusakan di beberapa titik. “Kalau bisa jalur-jalur kabupaten yang dipakai (melintas, Red) untuk galian C, yang berat-berat itu. Bila perlu kita stop,” tegasnya.
Ia menegaskan jangan sampai Lobar hanya merasakan ruginya saja, karena jalan rusak yang diakibatkan. Belum lagi saat ini, anggaran untuk pembangunan beberapa ruas jalan di Lobar pun masih menggantung. Menyusul kebijakan efisiensi anggaran dari pemerintah pusat.
Pihaknya berencana menerjunkan tim untuk memantau kondisi ruas jalan yang belum genap dua tahun diperbaiki tersebut. “Besok kita akan pantau, saya akan suruh tim untuk turun cek,” imbuhnya. (yud)

