Mataram (Inside Lombok) – Provinsi NTB hingga saat ini belum mengantongi SK sebagai tuan rumah PON 2028 mendatang. Ketua Cabang Olahraga (Cabor) Tarung Derajat NTB, Lalu Winengan pun merespon hal itu dengan meminta agar Presiden RI, Prabowo Subianto mendesak Kementerian Pemuda dan Olahraga segera mengeluarkan SK NTB sebagai tuan rumah.
“Maka saya atas nama ketua cabor tarung derajat meminta kepada Presiden Indonesia untuk memerintahkan Menteri Pemuda dan Olahraga untuk menetapkan NTB menjadi tuan rumah PON 2028,” ujar Winengan.
Ia mengatakan, jika SK tuan rumah ini tidak segera dikeluarkan maka Provinsi NTB mengancam untuk memberontak. Salah satu alasan NTB menjadi tuan rumah yaitu karena sudah siap, terutama untuk beberapa cabang olahraga.
Selain itu, Provinsi NTB juga menjadi salah satu daerah pemenangan pasangan Prabowo Subianto selama tiga kali mencalonkan diri sebagai presiden. Sehingga penetapan NTB sebagai tuan rumah bisa menjadi penghargaan. “Karena Prabowo waktu periode pertama calon presiden menangnya 70 persen, kedua dan terakhir kemarin 60 persen. Berilah penghargaan untuk NTB,” katanya.
Selain itu, Gubernur NTB, Lalu Muhammad Iqbal diminta untuk bisa memperjuangkan NTB sebagai tuan rumah. “Sampai sekarang kita masih pertanyakan kenapa SK itu belum ditetapkan,” lanjut Winengan.
Jika terkait anggaran, Winengan tidak mempermasalahkannya. Karena daerah-daerah lain yang sebelumnya sudah menjadi tuan rumah belum pernah mempermasalahkan anggaran. Jika saat ini pada saat Provinsi NTB menjadi tuan rumah ketersediaan anggaran menjadi persoalan, ia menilai NTB dianaktirikan. “Itu berarti NTB dianak-tirikan,” tegasnya. (azm)

