25.5 C
Mataram
Jumat, 6 Februari 2026
BerandaPeristiwaMayat yang Ditemukan di Perumahan Terong Tawah Sudah Dua Hari Tak Ada...

Mayat yang Ditemukan di Perumahan Terong Tawah Sudah Dua Hari Tak Ada Kabar

Lombok Barat (Inside Lombok) – Warga salah satu perumahan di Dusun Muhajirin, Desa Terong Tawah, Kecamatan Labuapi, digegerkan dengan penemuan mayat pria yang diketahui berinisial MMN (51) pada Jumat (11/04) sore. Kapolsek Labuapi, Ipda I Nyoman Rudi Santosa menuturkan bahwa mayat korban ditemukan di kamar mandi rumah kontrakannya di Perumahan Bale Agung.

Dijelaskan, penemuan mayat ini bermula dari laporan warga kepada pihak kepolisian. Di mana sebelumnya warga menerima permintaan bantuan dari pihak keluarga korban yang sudah sekitar dua hari terakhir tidak dapat menghubungi korban melalui telepon. Lantaran merasa khawatir, pihak keluarga kemudian meminta bantuan warga setempat untuk melakukan pengecekan di rumah kontrakan korban.

“Kami menerima informasi dari warga tentang adanya seorang laki-laki yang tidak ada kabar selama dua hari di rumah BTN Bale Agung,” ungkap Nyoman, saat memberi keterangan dari lokasi kejadian, Jum’at (11/04/2025). Setibanya di rumah kontrakan korban sekitar pukul 15.30 Wita, polisi menemukan bahwa rumah tersebut dalam keadaan terkunci dari dalam.

Dengan disaksikan oleh Ketua RT setempat dan dibantu warga, anggota kepolisian kemudian membuka paksa pintu ruang tamu dengan cara didobrak. “Setelah berhasil masuk, kami melakukan pengecekan dan menemukan korban dalam keadaan tertelungkup miring ke kanan di dalam kamar mandi. Kondisinya sudah meninggal dunia,” bebernya.

Tak lama berselang, sekitar pukul 16.24 Wita, tim Inafis Satreskrim Polres Lobar tiba di lokasi untuk melakukan olah TKP dan memeriksa kondisi korban. Namun, Nyoman mengatakan pihaknya belum dapat memastikan penyebab pasti kematian korban.

“Saat ini, jenazah korban telah dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara menggunakan mobil jenazah untuk dilakukan tindakan medis lebih lanjut. Guna memastikan penyebab meninggalnya korban,” jelas dia.

Saat ini, pihak kepolisian juga tengah menunggu kedatangan anak korban yang sedang dalam perjalanan dari luar daerah. Kedatangan pihak keluarga diharapkan dapat membantu memberikan informasi lebih lanjut terkait kondisi dan riwayat korban.

“Langkah-langkah yang telah kami ambil antara lain mendatangi TKP, melakukan evakuasi terhadap korban. Kemudian mengamankan TKP dengan memasang garis polisi, mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi, dan membawa korban ke rumah sakit Bhayangkara untuk pemeriksaan lebih lanjut,” pungkasnya.

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak menyebarkan informasi yang belum pasti kebenarannya. Serta menyerahkan sepenuhnya proses penyelidikan kepada pihak berwajib. (yud)

- Advertisement -

Berita Populer